Jaga Kesehatan Reproduksi dengan Pola Hidup Seimbang

  • 02 Okt 2026 23:22 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang – Pola makan, aktivitas fisik, tidur, berat badan, dan stres dapat memengaruhi kesehatan reproduksi perempuan. Karena itu, perempuan perlu menerapkan pola hidup seimbang sejak remaja hingga usia produktif.

Prof. Dr. dr. Rajuddin, Sp.OG(K)., Subsp.F.E.R., FISOG., mengatakan kesehatan reproduksi berkaitan erat dengan kesehatan metabolik dan hormonal. “Sistem reproduksi sangat berhubungan dengan kesehatan metabolik dan hormon,” katanya dalam Dialog Klinik Angkasa RRI Pro 1 Banda Aceh, Sabtu 19 September 2026.

Ia menjelaskan, berat badan terlalu rendah dapat mengganggu fungsi ovarium dan menstruasi. Sebaliknya, berat badan berlebih juga dapat berkaitan dengan gangguan metabolik dan fungsi ovarium.

Prof. Rajuddin, juga mengingatkan pentingnya aktivitas fisik secara teratur untuk menjaga kesehatan tubuh. Ia menyebut aktivitas fisik sekitar 100 hingga 300 menit per minggu dapat menjadi bagian dari pola hidup sehat.

Selain aktivitas fisik, perempuan perlu mengelola stres dan menjaga waktu tidur. “Stres yang berlebihan itu akan memengaruhi kesehatan secara keseluruhan dan sebagian perempuan berhubungan dengan pola menstruasi,” ujarnya.

Dalam menjaga kebersihan organ reproduksi, Prof. Rajuddin menekankan tiga prinsip utama, yaitu bersih, kering, dan tidak berlebihan. Penggunaan sabun pewangi atau antiseptik secara berlebihan dapat mengganggu flora normal vagina.

Pola makan juga perlu memperhatikan keberagaman dan keseimbangan zat gizi. Konsumsi karbohidrat, protein, sayur, buah, serta sumber kalsium dalam menu harian. “Prinsip sederhana adalah makanan yang beragam dan seimbang,” katanya.

Kesehatan reproduksi tetap perlu diperhatikan ketika perempuan memasuki masa menopause.Menopause ditandai tidak mengalami menstruasi selama 12 bulan berturut-turut akibat berhentinya fungsi ovarium.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....