ASI Eksklusif Enam Bulan Bisa Mencegah Stunting

  • 18 Agt 2026 18:59 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang - Pemberian Air Susu Ibu (ASI) secara eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan dinilai menjadi salah satu langkah penting dalam mencegah stunting pada anak.

Dokter spesialis anak, dr. Wardah M.Ked(Ped), Sp.A, anggota BP2 ASI IDAI Cabang Aceh mengatakan, ASI mengandung berbagai zat gizi yang dibutuhkan bayi untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan.

“ASI itu sangat penting karena dalam ASI mengandung berbagai zat penting yang dapat mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi, mulai dari antibodi, vitamin, protein, lemak, hingga karbohidrat,” kata dr. Wardah dalam Dialog Klinik Angkasa RRI Banda Aceh, Sabtu, 15 Agustus 2026.

Menurutnya, stunting tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan merupakan dampak dari persoalan gizi yang berlangsung dalam waktu lama dan tidak tertangani. Karena itu, pemberian ASI yang tepat sejak awal kelahiran perlu disertai pemantauan pertumbuhan bayi secara berkala untuk memastikan berat dan perkembangan anak sesuai dengan tahapan usianya.

Dr. Wardah menjelaskan, ASI eksklusif berarti bayi hanya mendapatkan ASI tanpa makanan maupun minuman lain hingga berusia enam bulan, kecuali obat-obatan yang diperlukan. Setelah bayi berusia enam bulan, ASI tetap diberikan dengan disertai makanan pendamping ASI (MPASI) yang memenuhi kebutuhan gizi anak.

Ia juga mengingatkan pentingnya pemberian inisiasi menyusu dini (IMD) setelah bayi lahir. Melalui proses skin to skin, bayi diletakkan di dada ibu agar dapat belajar mencari dan menyusu langsung pada payudara.

Dr. Wardah menambahkan, kolostrum atau ASI pertama juga tidak seharusnya dibuang karena mengandung banyak antibodi yang penting bagi perlindungan bayi. Ia berharap seluruh ibu di Aceh mendapatkan dukungan dan informasi yang tepat agar mampu memberikan ASI eksklusif selama enam bulan sebagai bagian dari upaya membangun generasi yang sehat sekaligus mencegah stunting sejak awal kehidupan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....