Ini Dampak Bahaya Perlemakan Hati yang Kian Marak

  • 09 Agt 2026 01:22 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang - Hati berfungsi layaknya “pabrik pengolah dan penyaring utama” di dalam tubuh. Setiap makanan, minuman, maupun obat-obatan yang kita konsumsi akan di disaring terlebih dahulu sebelum nutrisinya disebarkan ke seluruh tubuh.

Beberapa fungsi penting hati, diantaranya sebagai penyaring racun dan makanan, penyimpan cadangan energi berupa glikogen, memproduksi protein albumin, serta memiliki kemampuan regenerasi sel. Karena fungsinya sangat beragam, sudah sepatutnya kita menjaga kesehatan hati dengan sebaik mungkin.

Dokter Amelia Cassandra, Sp.Pd, Spesialis Penyakit Dalam dari RS Hermina Aceh, mengatakan bahwa ada beberapa kondisi medis yang kerap menyerang organ hati, salah satunya adalah pelemakan hati yang sedang ramai diderita. “Jenis penyakit hati yang paling banyak sekarang ini adalah pelemakan pada hati,” ungkapnya dalam dialog SIEREUBOH "Peran Organ Hati Dalam Menjaga Kesehatan" bersama RRI Pro 4 Banda Aceh, Sabtu 13 Juni 2026.

Salah satu tantangan dari penyakit pelemakan hati adalah sifatnya yang tanpa gejala. Penderita tidak merasakan keluhan sama sekali pada tahap grade 1 dan 2. “Nanti baru diketahui ketika kerusakan makin berat, pada fatty liver grade 3 dan 4,” tambahnya. Keluhan penderita yang memiliki pelemakan hati berupa lemas, serta nyeri di ulu hati atau perut kanan atas akibat pembengkakan hati.

Selain pelemakan hati, hepatitis juga termasuk jenis gangguan fungsi hati yang cukup umum ditemukan. Gejala hepatitis seperti demam, disertai mual, muntah, tubuh menguning, kencing lebih pekat. Pada kasus yang berat, perut bisa membesar akibat penumpukan cairan hingga terjadi penurunan kesadaran akibat racun yang menumpuk di otak.

Banyak orang mengira penyakit hati hanya disebabkan oleh infeksi virus. Padahal, pola hidup sehari-hari juga punya peran besar. Beberapa pola hidup yang buruk seperti sering konsumsi makanan tinggi lemak dan gula, kurang berolahraga, berat badan berlebih, sering bergadang, memiliki riwayat diabetes dan kolesterol, serta kebiasaan merokok dan minum alkohol.

Menjaga fungsi hati tidak memerlukan Langkah yang rumit. Cukup mulai dari kesadaran untuk membatasi konsumsi makanan tidak sehat, berolahraga, dan memberi waktu istirahat yang cukup bagi tubuh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....