Puskesmas Pria Laot Minta Warga Waspadai Gejala Campak

  • 31 Jul 2026 19:44 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang - Kasus campak di wilayah kerja Puskesmas Pria Laot, Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang meningkat sepanjang 2026 dengan total 37 kasus hingga akhir Juli. Sebagian besar penderita merupakan anak usia balita hingga sekolah dan seluruhnya kini dalam kondisi membaik setelah mendapat penanganan.

Kepala Puskesmas Pria Laot, Boniati Ningsih, mengatakan kasus terbanyak ditemukan di Gampong Batee Shok. Dari total tersebut, sekitar 32 kasus berasal dari gampong itu, sementara empat kasus telah dipastikan positif melalui pemeriksaan laboratorium.

"Jika dikumulasi dari Januari sampai Juli terdapat sekitar 37 kasus campak. Dari jumlah itu, sekitar 32 kasus berada di Gampong Batee Shok dan empat kasus telah terkonfirmasi melalui pemeriksaan laboratorium," kata Boniati Ningsih, Jumat 31 Juli 2026.

Ia menjelaskan pasien campak umumnya mengalami demam tinggi yang kemudian disertai munculnya ruam atau bintik merah di tubuh. Puskesmas juga melakukan pemeriksaan lanjutan melalui pengambilan sampel yang dikirim ke laboratorium untuk memastikan diagnosis.

Boniati menyebut seluruh pasien mendapatkan penanganan di puskesmas sehingga tidak ada yang dirujuk. Penanganan dilakukan dengan pemberian vitamin A, obat penurun demam, serta anjuran beristirahat di rumah hingga pulih.

"Pasien yang datang langsung kami berikan vitamin A, obat demam dan diminta beristirahat di rumah. Alhamdulillah seluruh pasien dapat ditangani di puskesmas dan tidak ada yang dirujuk," ujarnya.

Selain pengobatan, petugas kesehatan juga melakukan pemantauan terhadap pasien dan koordinasi dengan sekolah untuk mencegah penyebaran penyakit. Langkah tersebut dilakukan agar anak yang sakit tidak menularkan virus kepada teman sekelasnya.

Puskesmas Pria Laot mengimbau masyarakat agar segera membawa anak ke puskesmas atau Rumah Sakit Umum Daerah Sabang apabila mengalami demam tinggi disertai ruam merah, batuk, atau mata kemerahan. Penanganan sejak dini dinilai penting untuk mempercepat kesembuhan sekaligus mencegah penularan campak kepada orang lain.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....