Ini Dia Bahaya Dampak Penggunaan Antibiotik Sembarangan
- 24 Jun 2026 03:27 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Banda Aceh – Masyarakat diimbau lebih bijak dalam menggunakan antibiotik dan tidak mengonsumsinya tanpa anjuran tenaga kesehatan. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat, terutama untuk penyakit akibat virus, dapat memicu resistensi bakteri yang berbahaya bagi kesehatan.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Prof. Dr. dr. Kurnia F. Jamil, M.Kes., SpPD., Subs.PTI (K)., FINASIM., mengatakan sebagian besar penyakit infeksi yang terjadi di masyarakat justru disebabkan oleh virus, bukan bakteri. Karena itu, antibiotik tidak selalu diperlukan dalam penanganan penyakit infeksi.
“Yang paling banyak itu virus. Jadi sebenarnya penggunaan antibiotik itu untuk bakteri. Tidak benar kalau orang yang terkena infeksi virus diberi antibiotik,” ujarnya dalam Dialog Klinik Angkasa RRI Banda Aceh, Sabtu 20 Juni 2026.
Menurutnya, infeksi virus umumnya ditandai dengan demam mendadak yang berlangsung kurang dari tujuh hari, sedangkan infeksi bakteri cenderung menyebabkan demam yang naik turun dan berlangsung lebih lama. Untuk memastikan penyebab penyakit, diperlukan pemeriksaan medis dan laboratorium.
Ia menjelaskan, penggunaan antibiotik secara sembarangan dapat membuat bakteri menjadi kebal terhadap obat. Akibatnya, saat seseorang benar-benar mengalami infeksi bakteri di kemudian hari, antibiotik yang biasa digunakan tidak lagi efektif.
“Bila itu tidak tepat, akan berefek buruk yaitu terjadi resistensi terhadap antibiotik di tubuh kita. Suatu hari bila sakit yang memang disebabkan oleh bakteri, antibiotik yang biasa dikonsumsi sudah tidak efektif lagi,” katanya.
Kondisi tersebut, lanjut dr. Kurnia, dapat memaksa pasien menggunakan antibiotik dengan tingkat yang lebih tinggi, bahkan harus menjalani perawatan di rumah sakit dengan obat suntik yang biayanya lebih mahal dan risikonya lebih besar.
Selain menghindari penggunaan antibiotik tanpa resep dokter, masyarakat juga diminta menjaga pola hidup sehat, mengonsumsi makanan bergizi, menjaga kebersihan, cukup istirahat, serta melengkapi imunisasi sebagai langkah pencegahan berbagai penyakit infeksi. “Hindari penggunaan antibiotik yang tidak rasional dan sembarangan. Karena itu sekarang berdampak kepada nanti bila suatu saat sakit ringan saja sudah sulit mengobatinya, bahkan dapat terjadi komplikasi yang lebih fatal,” ucapnya.
Dr. Kurnia juga mengingatkan masyarakat untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami demam yang berlangsung lebih dari tujuh hari atau disertai kondisi tubuh yang semakin lemah. “Diagnosis yang tepat akan membantu menentukan jenis pengobatan ya,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....