Ini Tanda dan Cara Mencegah Kanker Serviks sejak Dini

  • 13 Jun 2026 19:03 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang - Kanker serviks adalah satu-satunya kanker yang mutlak disebabkan oleh infeksi virus, yaitu Human Papillomavirus (HPV). Yang mengejutkan, ternyata sekitar 70% wanita yang sudah aktif secara seksual pasti pernah terinfeksi virus HPV dalam hidupnya. Hal ini disampaikan oleh Dokter Mutia Handini, Sp.O.G, Spesialis Kandungan dan Kebidanan dari Rumah Sakit Hermina Aceh.

“Faktanya, sekitar 70% Wanita yang sudah aktif secara seksual pasti pernah terinfeksi virus HPV. Namun, jangan panik, karena 80% diantaranya bisa sembuh sendiri berkat sistem imun yang baik. Hanya sekitar 20% yang infeksinya menetap dan berkembang menjadi kanker,” ujarnya dalam dialog bersama RRI Pro 4 Banda Aceh, Sabtu 9 Mei 2026.

Kanker serviks pada stadium awal umumnya tidak bergejala sama sekali, sehingga penderita baru memeriksakan ke dokter setelah memasuki stadium lanjut, dengan beberapa gejala seperti keputihan yang tidak normal (kental, berbau, gatal, berwarna hijau atau kekuningan), munculnya flek darah atau pendarahan setelah berhubungan, serta pendarahan di luar siklus haid.

Beberapa kelompok yang rentan terkena kanker serviks diantaranya hubungan seksual usia dini/menikah terlalu muda, karena organ reproduksi dan sistem imun belum matang. Kemudian, berganti-ganti pasangan (multipartner), risiko meningkat drastic jika seseorang atau pasangannya memiliki lebih dari satu pasangan seksual.

Deteksi dini kanker serviks dilakukan dengan dua metode, yaitu IVA dan Pap Smear. Metode IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat), merupakan pemeriksaan sederhana di mana mulut Rahim diolesi cairan asam asetat khusus untuk melihat apakah ada perubahan warna sel yang rusak.

Kemudian ada pemeriksaan Pap Smear, yaitu pemeriksaan yang lebih advanced, dengan diambilnya sedikit sampel jaringan dari mulut rahim menggunakan sikat khusus, lalu dibawa ke laboratorium untuk diperiksa di bawah mikroskop.

Dokter Mutia menekankan bahwa cara atau langkah preventif terbaik untuk mencegah kanker serviks adalah dengan vaksinasi HPV. Jika terdeteksi pada stadium lesi kanker atau stadium awal, tindakan operasi pengangkatan mulut rahim atau pengangkatan rahim perlu dilakukan. Sementara, jika sudah melebihi stadium 2A, maka harus melalui mtode radioterapi, dan tidak bisa dioperasi lagi.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....