Green Nephrology, Inovasi Hijau dalam Dunia Medis

  • 05 Apr 2026 18:21 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang - Dunia medis kini tidak hanya berfokus pada kesembuhan pasien, tetapi juga mulai memperhatikan dampak operasionalnya terhadap kelestarian bumi. Salah satu isu yang secara global sedang digagas adalah Green Nephrology atau Nefrologi Hijau.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Prof. Dr. dr. Maimun Syukri, Sp. PD, KGH FINASIM mengatakan bahwa cuci darah atau hemodialisis merupakan salah satu tindakan medis yang menghasilkan limbah dan konsumsi sumber daya dalam jumlah besar. “Limbah yang dihasilkan dari proses hemodialisis baik berupa botol infus, dialiser, dan selang-selang yang dipakai dalam tindakan tersebut diperkirakan mencapai 35 kilogram untuk satu pasien dalam setahun,” ujarnya dalam dialog bersama RRI Prro 1 Banda Aceh, Sabtu 14 Maret 2026.

Selain limbah medis tersebut, pemakain air juga menjadi perhatian serius. Satu tindakan cuci darah selama 4-5 jam dapat menghabiskan sekitar 200 hingga 250 liter air. Belum lagi jejak karbon yang dihasilkan mencapai 7-10 ton karbon dioksida per tahun untuk dari pasien.

Untuk menekan dampak lingkungan tersebut, ia mengatakan terdapat beberapa inovasi yang dapat diterapkan:

  • Konservasi Air, menggunakan teknologi water recycling untuk mengolah kembali air yang telah digunakan agar dapat dipakai kembali secara aman.
  • Efisiensi Energi, menggunakan mesin yang hemat energi, lampu hemat daya, hingga penggunaan panel surya.
  • Digitalisasi, menerapkan sistem paperless untuk mengurangi tumpukan sampah kertas di unit cuci darah.
  • Home Hemodialysis, melakukan cuci darah mandiri di rumah menggunakan mesin portable. Hal ini membantu mengurangi mobilitas dan beban limbah di rumah sakit.

Meskipun teknologi terus berkembang, ia menekankan bahwa Langkah paling efisien adalah mencegah penyakit ginjal sejak dini. Jika masyarakat sehat, maka tumpukan limbah medis dan konsumsi air yang masif dapat dihindari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....