Amankah Ibu Menyusui Berpuasa?
- 18 Feb 2026 15:09 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang – Memasuki bulan suci Ramadan, sejumlah ibu menyusui kerap menghadapi dilema antara menjalankan ibadah puasa atau menjaga kondisi kesehatan diri dan bayinya. Pertanyaannya, amankah ibu menyusui tetap berpuasa?
Hal tersebut dibahas dalam dialog Sieriboh Program 4 RRI Banda Aceh bersama dr. Nuril Anisah, M.Si., konselor menyusui sekaligus Wakil Ketua AIMI Aceh, Rabu 18 Februari 2026.
Dr. Nuril Anisah menjelaskan, secara hukum Islam tidak terdapat larangan bagi ibu menyusui untuk menjalankan ibadah puasa. Namun, dalam Al-Qur’an, ibu menyusui termasuk dalam golongan yang mendapat keringanan, sejajar dengan orang sakit, musafir, atau mereka yang tidak mampu berpuasa.
“Artinya, ibu menyusui memiliki pilihan. Jika kondisi ibu dan bayi memungkinkan, puasa boleh dilakukan. Namun jika tidak memungkinkan, maka puasa dapat ditunda,” ujarnya.
Ia menambahkan, ibu menyusui yang ingin berpuasa perlu memperhatikan sejumlah faktor penting, terutama kondisi kesehatan ibu dan kebutuhan bayi. Menurutnya, alasan menunda puasa harus dipahami secara bijak agar tidak berdampak pada kesehatan keduanya.
“Jika terdapat kondisi tertentu pada ibu atau bayi yang tidak memungkinkan untuk berpuasa, sebaiknya puasa ditunda terlebih dahulu. Kesehatan ibu dan bayi harus menjadi prioritas,” katanya.
Dari sisi medis, dr. Nuril menjelaskan bahwa berdasarkan sejumlah penelitian, puasa sesekali tidak secara langsung memengaruhi produksi ASI. Namun, jika tubuh ibu mengalami kekurangan asupan energi dalam jangka waktu yang panjang, hal tersebut dapat memengaruhi cara kerja tubuh, termasuk produksi ASI.
“Secara umum, menahan lapar dalam waktu singkat tidak langsung menurunkan produksi ASI. Namun jika kekurangan asupan kalori berlangsung lama dan kebutuhan energi tidak terpenuhi, tentu akan berdampak. Karena itu, kondisi masing-masing ibu perlu diperhatikan,” tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....