Mengenal Berbagai Reaksi Alergi, Ringan Hingga Mengancam Nyawa
- 21 Des 2025 13:54 WIB
- Sabang
KBRN, Sabang: Alergi merupakan reaksi berlebih dari sistem kekebalan tubuh terhadap zat-zat tertentu yang sebenarnya tidak berbahaya bagi kebanyakan orang. Zat pemicu alergi disebut alergen. Pada orang yang memiliki alergi, sistem imun mereka salah mengidentifikasi alergen sebagai, sehingga tubuh memproduksi antibodi untuk menyerangnya.
Dokter M. Reza Febriliant, SpPD-KAI mengatakan bahwa reaksi alergi bervariasi, tergantung pada jenis alergen dan bagian tubuh yang terpapar. “Penyakit alergi ini (reaksinya) munculnya macam-macam. Terdiri dari asma, urtikaria berupa bentol-bentol merah di kulit, atau reaksi angioedema berupa wajah bengkak setelah mengkonsumsi makanan yang mengandung alergen,” ujarnya dalam dialog bersama Pro 1 Banda Aceh, Sabtu (22/11/2025).
Beberapa hal yang paling sering menjadi penyebab reaksi alergi antara lain, udara, debu, sari bunga, kacang-kacangan, makanan laut, susu, telur, sengatan serangga, obat-obatan tertentu, bahkan bahan pewangi pada sabun atau parfum.
Beberapa reaksi alergi yang umum muncul, meliputi:
- Asma dan Rhinitis, reaksi alergi yang menyebabkan penyempitan dan peradangan pada saluran pernapasan, sehingga penderitanya merasa sesak atau mengi. Selain asma ada juga reaksi rhinitis berupa bersin berulang, hidung tersumbat atau pilek encer settelah menghirup debu atau serbuk sari.
- Urtikaria, ditandai dengan munculnya biduran berupa bentol kemerahan yang sangat gatal.
- Angioedema, reaksinya berupa pembengkakan di lapisan bawah kulit, biasanya terlihat jelas pada area wajah, bibir atau kelopak mata setelah terpapar pemicu tertentu.
- Konjungtivitis Alergi, merupakan efek yang timbul pada mata, seperti mata memerah, terasa gatal, berair, dan sensitive terhadap Cahaya.
- Gangguan Pencernaan, seringkali dipicu oleh alergi makanan, dengan gejala seperti mual, muntah, kram perut, hingga diare.
- Reaksi Anafilaksis, merupakan alergi tingkat berat yang menyerang seluruh tubuh dan mematikan, ditandai dengan penurunan tekanan darah secara drastis, penyempitan saluran nafas, serta kehilangan kesadaran.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....