Pasca Banjir, Kesehatan Anak Jadi Perhatian Serius

  • 14 Des 2025 12:34 WIB
  •  Sabang

KBRN, Sabang : Bencana banjir yang melanda wilayah Aceh dan sekitarnya sejak 26 November lalu tidak hanya menyebabkan kerusakan lingkungan dan kerugian materi, namun juga membawa dampak serius terhadap kesehatan masyarakat. Terlebih lagi anak-anak, kelompok usia ini tergolong paling rentan dikarenakan sistem kekebalan tubuh yang belum berkembang optimal serta keterbatasan dalam menjaga kebersihan diri.

Dalam perbincangan bersama Pro 1 RRI Banda Aceh, Sabtu (13/12/2025) dr. Zaki Akbar, Sp.A, Wakil Ketua II IDAI Cabang Aceh menjelaskan pasca banjir anak-anak sangat berpotensi mengalami masalah kesehatan yang berlangsung dalam waktu cukup lama. Gangguan kesehatan tersebut umumnya menyerang sistem pernapasan dan kerap muncul secara berulang akibat paparan lingkungan yang tidak sehat setelah bencana.

Munculnya berbagai gangguan kesehatan tersebut disebabkan dari kondisi lingkungan pasca banjir yang masih tercemar. Lumpur sisa banjir, debu, serta kualitas udara yang menurun menjadi faktor utama yang dapat memperburuk kesehatan anak-anak, apalagi saluran pernapasan yang masih sensitif.

Tak hanya itu, dampak psikologis pada anak juga perlu diperhatikan. Bencana banjir yang terjadi dapat menimbulkan rasa takut, cemas, juga trauma, bagi anak yang kehilangan rumah, anggota keluarga atau sekolah.

Diperlukan adanya pendampingan untuk anak-anak agar merasa aman dan tidak mudah mengalami stres berkepanjangan pasca musibah ini. Para orang tua juga lebih memperhatikan kebersihan lingkungan dan kesehatan anak pascabencana, termasuk memastikan anak mendapatkan imunisasi lengkap, menjaga kebersihan diri, serta segera memeriksakan anak ke fasilitas kesehatan terdekat apabila muncul gejala penyakit.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....