Kenali ISPA dan Influenza A
- 15 Nov 2025 18:14 WIB
- Sabang
KBRN, Sabang: Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan Influenza A adalah dua kondisi umum yang menyerang sistem pernapasan dan seringkali disalahartikan karena gejalanya yang mirip. Penting untuk memahami perbedaan keduanya, terutama dalam hal penyebab, tingkat keparahan, dan bagaimana cara mengenalinya. ISPA adalah singkatan dari Infeksi Saluran Pernapasan Akut, Ini adalah istilah umum yang merujuk pada sekelompok infeksi yang terjadi pada saluran pernapasan, baik bagian atas hidung, tenggorokan, laring maupun bawah trakea, bronkus, dan paru-paru. ISPA ini dapat disebabkan oleh berbagai macam mikroorganisme, seperti Rhinovirus, Adenovirus, Coronavirus, dan bahkan virus influenza itu sendiri.
Gejala ISPA cenderung muncul secara perlahan dan seringkali bersifat ringan hingga sedang, seperti Batuk (kering atau berdahak), Pilek atau hidung tersumbat ,Sakit tenggorokan atau nyeri saat menelan, Demam ringan, nyeri otot, sakit kepala, dan kelelahan. Pada kasus ISPA berat pada umumnya yang terjadi seperti pneumonia yaitu dapat terjadi sesak napas.
Hal itu dikatakan dr.Nurjannah, Sp. A(K) Selaku Ketua Unit Kerja Respirologi IDAI Aceh pada acera Klinik Angkasa Pro 1 RRI Banda Aceh Sabtu, (15/11/2025).
"Saat ini kita mendengar penyakit musiman, dan belum dikatakan wabah, Yaitu ISPA dan Influenza, yang sebenarnya Influenza ini merupakan bagian dari ISPA, oleh karena ISPA ini suatu penyakit yang berakhir dengan kematian, maka didalamnya ada salah satu sebagai penyebabnya yaitu Influenza terutama saat ini yang sedang banyak kasusnya Influenza A, “ucapnya.
Ia menambahkan, penyebab ISPA ialah suatu infeksi atau inflamasi pada saluran nafas, dimulai dari hidung ( Saluran mulai dari kerongkongan, laring, Trakea bagian dari paru-paru dan berakhir dengan alveoli, alveoli adalah struktur anatomi yang sangat penting dalam sistem pernapasan manusia dan yang berfungsi mengambil Oksigen (O2) serta Melepaskan Karbon Dioksida (Co2), Jika Alveoli ini sudah tidak lagi berkerja dengan benar,l.
" maka disinilah kita akan mengalami gagal nafas. Sebelum terjadi gagal nafas, akibat tubuh kekurangan Oksigen (O2) dan ini terjadi kepada organ vital manusia, seperti otak, Jantung, Ginjal dan disinilah terjadi penyebab kematian," ujarnya.
Nurjannah Menekankan, Bahwa penyakit ISPA ini sangat banyak dan ISPA ini dapat disebabkan oleh berbagai macam mikroorganisme, seperti influenza A, Coronavirus, dan yang sekarang yang banyak terjadi yaitu Rhinovirus, rhinovirus ini yang kerap menyerang dengan gejala ringan kebanyakan hampir 30% contoh seperti pilek atau selesma.
Jadi jika mengalami pilek, belum tentu itu Influenza. Dan yang perlu diwaspadai Adalah infeksi saluran nafas akut bawah, jika sudah turun kebawah itu berbahaya, dimana tempat pertukaran O2 dan Co2 dengan jalan, untuk golongan anak-anak harus diwajibkan untuk Imunisasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....