Takarin Dorong Literasi Gizi Digital Masyarakat
- 21 Sep 2026 06:52 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang — Aplikasi Takarin hadir sebagai salah satu inovasi digital berbasis kecerdasan buatan (AI) yang membantu masyarakat memahami kebutuhan kalori dan asupan gizi harian. Aplikasi ini mampu menganalisis kandungan gizi makanan melalui foto, sehingga memudahkan pengguna memperoleh informasi tentang makanan yang dikonsumsi.
Dokter Spesialis Gizi Klinik, dr. Viona Desi Amelia, Sp.GK., AIFO-K., mengatakan pemahaman terhadap kebutuhan gizi penting untuk mendukung penerapan pola makan sehat dan seimbang.
Hal tersebut disampaikan dr. Viona dalam dialog Literasi Digital RRI Banda Aceh, Rabu 16 September 2026.
Menurutnya, masyarakat tidak harus menjadi ahli diet untuk memahami kebutuhan kalori, karena kebutuhan setiap orang berbeda berdasarkan usia, jenis kelamin, aktivitas fisik, dan kondisi kesehatan.
“Masyarakat awam tidak perlu harus menjadi dietician untuk mengetahui tentang kalori,” kata dr. Viona.
Ia menjelaskan, kelebihan asupan kalori dapat meningkatkan risiko obesitas dan penyakit metabolik. Sebaliknya, kekurangan kalori secara berlebihan dapat menyebabkan penurunan berat badan dan kekurangan zat gizi yang dibutuhkan tubuh.
Dr. Viona menilai aplikasi kesehatan seperti Takarin dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pola makan dan pemenuhan kebutuhan gizi. Namun, penggunaan aplikasi tetap perlu disertai pemahaman bahwa informasi digital tidak dapat menggantikan pemeriksaan dan pendampingan tenaga profesional.
“Kalau sudah mencapai penyakit, harus didampingi oleh tenaga profesional seperti dokter spesialis gizi klinik,” ujarnya.
Lebih lanjut, dr. Viona mengingatkan masyarakat agar memulai perubahan pola hidup melalui langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten. Perubahan tersebut dapat dimulai dengan memperhatikan jenis makanan, porsi makan, serta kebiasaan sehari-hari.
Ia menekankan, menjaga kesehatan tidak cukup hanya dengan menghitung jumlah kalori, tetapi juga perlu diimbangi dengan perbaikan perilaku makan dan penerapan pola hidup sehat secara menyeluruh.
Dengan demikian, pemanfaatan teknologi digital seperti Takarin diharapkan dapat mendukung peningkatan literasi gizi masyarakat, sekaligus mendorong kesadaran untuk menjaga kesehatan secara berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....