SD Negeri 20 Sabang Edukasi Siswa Cegah Kebakaran sejak Dini

  • 12 Sep 2026 16:32 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang - SD Negeri 20 Kota Sabang memberikan edukasi kebencanaan kepada siswa sebagai bagian dari pembelajaran ekstrakurikuler di sekolah. Kegiatan yang menggandeng Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) BPBD Kota Sabang itu difokuskan pada pemahaman tentang pencegahan dan penanggulangan kebakaran sejak usia dini.

Kepala SD Negeri 20 Kota Sabang, Sari Kristanti, S.Pd, mengatakan edukasi kebencanaan menjadi bagian pembelajaran yang diberikan kepada seluruh siswa, mulai kelas satu hingga kelas enam. Menurutnya, pemahaman mengenai kebencanaan penting ditanamkan sejak dini agar anak memiliki pengetahuan dasar saat menghadapi situasi darurat.

"Kami memang memiliki pembelajaran ekstrakurikuler, salah satunya terkait kebencanaan, dan ini diberikan dari kelas satu sampai kelas enam. Pihak sekolah berinisiatif menggandeng Damkar Kota Sabang untuk memberikan sosialisasi secara langsung kepada para siswa," kata Sari, Sabtu 12 September 2026.

Aktifitas siswa SD Negeri 20 Sabang, memadamkan api. (Foto: RRI/RA)

Sari berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada pelaksanaan tahun ini, tetapi dapat dilanjutkan secara berkelanjutan pada tahun mendatang. Ia menilai pengetahuan sederhana tentang cara menghadapi kebakaran dapat menjadi bekal penting bagi anak, baik untuk keselamatan diri maupun lingkungan sekitarnya.

Ia berharap, ke depan anak-anak tahu bagaimana cara menanggulangi kebencanaan, salah satunya tentang kebakaran. Menurut Sari, keterlibatan petugas Damkar juga membuat materi kebencanaan lebih mudah dipahami karena disampaikan langsung oleh pihak yang berpengalaman di lapangan.

Sementara itu, Komandan Regu Damkar BPBD Kota Sabang, Edi Albizia, mengatakan sosialisasi pencegahan kebakaran kepada anak usia dini merupakan kegiatan yang semestinya dilakukan secara rutin. Dalam setahun terakhir, Tim Damkar telah mendatangi sejumlah sekolah di Kota Sabang untuk memberikan edukasi serupa, sesuai permintaan pihak sekolah.

"Kami mengakui keterbatasan anggaran menjadi salah satu kendala dalam memperluas kegiatan sosialisasi semacam ini. Dan kami menyadari upaya pencegahan kebakaran tetap menjadi bagian penting dari tugas Damkar. Untuk ini kolaborasi ini sangat membantu," ungkap Edy.

Ia mengapresiasi inisiatif SD Negeri 20 Sabang yang mengundang petugas Damkar, sekaligus berharap edukasi semacam ini terus dilakukan untuk membangun kesadaran keselamatan sejak usia dini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....