Relawan Literasi Sabang Kenalkan Buku sejak Dini lewat Program LITERPOS

  • 10 Jul 2026 06:13 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang – Suasana Posyandu yang biasanya identik dengan antrean penimbangan balita dan layanan kesehatan kini terasa berbeda. Di sela waktu menunggu giliran pemeriksaan kesehatan anak, kini dimanfaatkan menjadi kegiatan yang lebih bermanfaat melalui program LITERPOS (Literasi di Posyandu). Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai buku bacaan untuk anak-anak dan orang tua di Posyandu.

Program ini diinisiasi oleh Relawan Literasi Masyarakat (Relima) Perpustakaan Nasional RI lokus Kota Sabang, Dea Nizatillah. Menurutnya, LITERPOS bertujuan menjadikan waktu tunggu di posyandu lebih bermakna sekaligus menanamkan kebiasaan membaca sejak usia dini.

“Anak-anak diajak membaca maupun mendengarkan cerita melalui kegiatan membaca nyaring (Read Aloud), sedangkan para ibu dapat memanfaatkan waktu dengan membaca buku kesehatan, resep masakan, hingga berbagai bacaan informatif lainnya,” ujarnya, saat diwawancara RRI, Kamis 9 Juli 2026.

Dalam setiap kunjungannya, Dea membawakan beragam koleksi buku yang dipinjam dari Perpustakaan Daerah Kota Sabang. Selain menyediakan bahan bacaan, Dea juga mengajak masyarakat memanfaatkan layanan Perpusda setempat, termasuk mengenalkan Kelas Literasi Anak yang rutin dilaksanakan setiap Kamis sore, sebagai wadah menumbuhkan kecintaan membaca sejak dini.

Menariknya, manfaat LITERPOS tidak hanya dirasakan oleh ibu dan anak. Buku resep masakan yang tersedia juga menjadi sumber inspirasi bagi kader posyandu dan petugas puskesmas dalam menyiapkan menu makanan maupun kudapan sehat untuk kegiatan posyandu berikutnya.

Sejak diluncurkan pada Oktober 2025, kegiatan ini telah menjangkau sejumlah posyandu di Kota Sabang, di antaranya Posyandu Bina Sejahtera di Aneuk Laot, Posyandu Cot Abeuk, Posyandu Seureune di Jurong Aleu Jaya, Posyandu Jeumpa di Jurong Sirui, Posyandu Mawar di Jurong Ateuh Batee Shoek, Posyandu Kasih Ibu di Bakaran Batu, dan Posyandu Sinar Keluarga di Gampong Ie Meulee.

“Program LITERPOS pertama kali dilaksanakan pada Oktober hingga November 2025 dan kembali berjalan sejak Juni 2026 hingga sekarang. Program ini menargetkan kunjungan ke tiga hingga empat posyandu setiap bulan agar semakin banyak keluarga merasakan manfaat budaya membaca,” tambahnya.

Dea berharap, LITERPOS dapat terus berkembang melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk PKK, sehingga literasi tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan membaca, tetapi juga menjadi bagian dari pembelajaran dalam kehidupan sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....