MTsN 1 Sabang Perkaya Literasi dengan Buku Karya Guru dan Siswa

  • 20 Jun 2026 18:30 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang – Perpustakaan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Sabang menerima sejumlah buku karya guru, kepala madrasah, dan siswa sebagai bagian dari gerakan “Seribu Inspirasi” yang bertujuan menghadirkan lebih banyak bahan bacaan berkualitas bagi peserta didik.

Kepala MTsN 1 Sabang, Muhammad Nasir, S.Pd., menjelaskan bahwa penyerahan buku tersebut merupakan upaya memperkaya koleksi bacaan perpustakaan sekaligus mendukung penguatan budaya literasi di lingkungan madrasah. Buku-buku tersebut diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi bagi siswa dalam meningkatkan minat baca, mengembangkan kemampuan menulis, serta menumbuhkan kreativitas di bidang sastra.

“Pada kesempatan ini, guru MTsN 1 Sabang, Netty Wary, S.Pd., menyerahkan dua buku kumpulan cerpen karyanya yang berjudul Tinta Abadi dan Di Balik Lelah, Ibu Tetap Berlabuh kepada perpustakaan madrasah,” ungkap Muhammad Nasir saat diwawancarai RRI, Sabtu 20 Juni 2026.

Selain itu, Perpustakaan MTsN 1 Sabang juga menerima dua buku karya guru, Jodi Pratiwi, yakni Muara Kasih Ibu dan Ketika Langit Dekat. Buku Muara Kasih Ibu merupakan kumpulan cerpen yang mengisahkan doa seorang anak yang mengalir bersama deruan air yang tak pernah putus, sarat dengan nilai kasih sayang dan ketulusan. Sementara itu, Ketika Langit Dekat menghadirkan kisah-kisah indah yang lahir dari keheningan dan menyimpan cerita-cerita yang tak terlupakan.

Beberapa buku lainnya karya Guru MTsN Sabang

Muhammad Nasir juga mengatakan bahwa perpustakaan madrasah menerima karya cerita pendek guru MTsN 1 Sabang, Iskar Hadiya, S.Si., yang berjudul Membangun Asa dari Puing Nestapa. Karya tersebut menambah ragam koleksi literasi yang lahir dari tangan para pendidik di lingkungan Madrasah.

Tidak hanya karya guru, MTsN 1 Sabang juga memiliki karya literasi yang ditulis oleh para siswa. Salah satunya adalah buku antologi cerpen berjudul Sketsa Sabang: Dari Murid untuk Dunia. Buku tersebut merupakan hasil karya kolaborasi 50 siswa-siswi MTsN 1 Sabang yang dibimbing oleh Latifah Zahara, S.Pd., Iskar Hadiya, S.Si., serta lima guru lainnya. Melalui buku ini, para siswa menuangkan gagasan, pengalaman, dan imajinasi mereka dalam bentuk cerita pendek yang inspiratif.

“Buku Sketsa Sabang: Dari Murid untuk Dunia telah diikutsertakan dalam ajang Festival Literasi Aceh. Ia berharap buku tersebut dapat menjadi motivasi bagi siswa untuk terus berkarya dan mengembangkan kemampuan literasi mereka. Menurut rencana, pada Oktober 2026 buku tersebut akan dikirim kembali ke madrasah sebagai bagian dari hasil partisipasi dalam festival tersebut,” kata Muhammad Nasir.

Buku Antologi Cerpen Sketsa Sabang, Dari Murid untuk Dunia, karya kolaborasi 50 siswa/i dan 7 orang guru pembimbing dari MTsN Sabang

Dalam kegiatan yang sama, turut diserahkan buku Antologi Puisi Etnik kepada Perpustakaan MTsN 1 Sabang. Buku ini merupakan karya bersama Kepala MTsN 1 Sabang, Muhammad Nasir, S.Pd., dan guru Hasbi Djalil, M.Pd., yang mengangkat kekayaan budaya dan nilai-nilai etnik melalui karya sastra puisi.

“Guru MTsN 1 Sabang aktif menghasilkan karya tulis berupa buku yang telah memiliki ISBN (International Standard Book Number), yaitu kode identifikasi berskala internasional yang digunakan untuk menandai setiap judul atau edisi buku yang diterbitkan,” jelasnya.

Menurutnya, setiap buku yang berhasil diterbitkan akan diserahkan kepada perpustakaan Madrasah sebagai bahan bacaan bagi siswa maupun tenaga pendidik. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem literasi yang kuat di lingkungan Madrasah, sekaligus memberikan teladan kepada siswa bahwa budaya membaca dan menulis harus berjalan beriringan.

Ia juga menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap semangat berkarya yang ditunjukkan oleh para guru dan siswa. Sebagai bentuk penghargaan atas hasil karya literasi tersebut, pihak madrasah berencana memajangkan buku-buku karya guru dan siswa MTsN 1 Sabang di Perpustakaan Daerah Kota Sabang.

“Kami sangat mengapresiasi karya-karya yang telah dihasilkan oleh guru dan siswa. Dalam waktu dekat, buku-buku tersebut akan kami antarkan ke Perpustakaan Daerah Kota Sabang agar dapat dibaca oleh masyarakat luas dan menjadi kebanggaan bersama,” kata Muhammad Nasir.

Melalui program ini, MTsN 1 Sabang berharap perpustakaan dapat terus menjadi pusat pembelajaran dan literasi yang mampu mendorong lahirnya generasi yang gemar membaca, kreatif, produktif, dan berdaya saing melalui karya-karya tulis yang bermanfaat bagi masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....