Metode 'Cicil Materi' Cara Mahasiswa Poltekes ini Bisa Ditiru

  • 13 Apr 2026 12:28 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang - Menyeimbangkan antara nilai akademik yang sempurna, prestasi di berbagai kompetisi dan keaktifan organisasi sering dianggap sebagai tantangan yang mustahil bagi banyak mahasiswa. Namun, mahasiswa berprestasi dari Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Aceh, Fawwaz, membuktikan bahwa dengan strategi yang tepat, semua itu bisa diraih secara beriringan.

Ia mengaku bahwa latar belakangnya yang lulusan pesantren menjadi tantangan tersendiri baginya saat masuk ke jurusan farmasi. “Saya masuk ke jurusan farmasi tanpa ada basic di jurusan tersebut karena saya lulusan pesantren,” ujarnya dalam dialog bersama RRI Pro 2 Banda Aceh, Jumat 3 April 2026.

Untuk mengejar ketertinggalannya itu, ia mulai dengan membangun relasi bersama rekan-rekan lulusan SMK Farmasi untuk belajar bersama dan bertanya hal yang tidak dikuasainya. Kemudian, ia juga membiasakan diri untuk “mencuri waktu” untuk memperlajari materi kuliah sebelum dosen masuk kelas.

Ia juga tidak menggunakan Sistem Kebut Semalam (SKS). Ia lebih memilih mencicil tugas dan Pelajaran sedikit demi sedikit agar tdak terbebani saat mendekati ujian. “Lebih sering nyicil untuk mengerjakan tugas maupun belajar, karena sesuai prinsip Fawwaz, yaitu pelan tapi pasti, hal besar pasti dimulai dari hal yang kecil,” tambahnya.

Dalam menghadapi jadwal yang padat, seperti praktikum, lombat, atau rapat organisasi, ia selalu mendahulukan prioritas utama, yaitu kuliah, baru kemudian kegiatan pendukung lainnya.

Sebelum menjadi mahasiswa, Fawwaz sudah aktif ikut berbagai organisasi, salah satunya bergabung di Forum Genre Provinsi Aceh. Baginya, organisasi bukanlah penghambat akademik, di sana ia belajar cara mengelola emosi, menghadapi penndapat, dan melatih keberanian berbicara di depan public.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....