Pentingnya Kolaborasi Pendidikan dan Kesehatan Kunci SDM Unggul

  • 04 Nov 2025 21:34 WIB
  •  Sabang

KBRN, Sabang: SDM atau sumber daya manusia yang unggul tidak hanya harus dicapai dengan jumlah intelijensi yang dimiliki setiap anak melalui pendidikan formal dan non formal, atau sejumlah kurikulum yang telah ditetapkan pemerintah atau sesuai kurikulum yang berlaku. Tapi ada hal lain yaitu terkait dengan kesehatan, karena sesungguhnya manusia yang cerdas dapat mengoptimalisasikan kesehatannya yang akan mendukung daya fikir, sehingga pendidikan dan kesehatan memang menjadi urusan wajib dan utama yang dimiliki setiap manusia dan harus terpenuhi mencukupi nilai standar kelayakannya.

“Maka pendidikan dan kesehatan tidak dapat dipisahkan, harus seiring sejalan dalam membangun manusia yang utuh dan menuju SDM unggul, pendidikan yang ada pada peserta didik sangat mendukung dalam cakupan kesadaran kesehatannya yang dipeoleh dari pendidika, begitu juga dengan kesehatan sangat mendukung pesrta didik atau calon SDM unggul, mampu untuk meningkatkan daya fikirnya”, hal ini dikatakan oleh Syarwan Joni, S.Pd, M.Pd selaku Kabid Pembinaan SMA &PKLK Dinas Pendidikan Aceh dalam perbincangan bersama RRI, Selasa (4/11/2025).

Lebih lanjut ia mengatakan, pendidkan adalah sektor utama dan kesehatan merupakan sektor pendamping dari tumbuh kembangnya pendidikan. Ada beberapa program prioritas yang dilaksanakandi sekolahantara lain”

· Kurikulum, baik itu yang terimplementasi dalam mata pelajaran seperti kesehatan lingkungan maupun fisik, jiwa dan raga terkait pada mata pelajaran pendidikan jasmani (olahraga), pendidikan kesehatan lingkungan (biologi), cinta lingkungan dan kesadaran mengelola lingkungan ( PKN).

· Kantin sehat.

· Kesehatan reproduksi remaja.

· Unit kesehatan sekolah madrasah (UKSM).

· Pembangunan sanitasi.

· Pemberian tablet tambah darah.

· Cek kesehatan gratis.

· Makan bergizi gratis (MBG).

Pendidikan adalah sarana utama dalam mengembangkan potensi dari anak-anak, melalui pendidikan individu memperoleh pengetahuan, keterampilan serta nilai moral dalam bermasyarakat. Selain itu sekolah juga bukan hanya menjadi tempat untuk belajar membaca dan menulis serta berhitung, tetapi sebagai tempat dalam pembentukkan karakter, disiplin dan tanggung jawab.

Keberhasilan pendidikan itu tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan kesehatan yang bak. Jika anak sekolah sakit akan menhambat dalam proses belajar mengajar, dan disinilah peran penting sektor kesehatan untuk memastikan setiap anak dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal.

Selain itu Cut Nasrulsyah, SKM, MKM selaku Pembimbing Kesehatan Kerja Ahli Muda /Koordinator Kesehatan Kerja & Olahraga Bid Kesmas Dinas Kesehatan Aceh mengatakan, berbagai telah dilaksanakan sebagai upaya peningkatan kesehatan anak usia sekolah. Program-program tersebut meliputi upaya kesehatan anak melalui tata laksana rujukan bagi anak sekolah, pemantauan status gizi, pengukuran pertumbuhan dan perkembangan anak, pemberian imunisasi, serta rehabilitasi jangka panjang bagi anak dengan penyakit kronis.

“Selain dari intervensi kesehatan, ada juga aspek pola asuh anak yang membutuhkan pembinaan berkelanjutan dari pihak terkait dan dari lingkungan keluarga sendiri, serta lingkungan sehat dan aman juga sangat berperan penting dalam menunjang kesehatan anak, karena kondisi lingkungan sangat berpengaruh pada pola perilaku dan kebiasaan hidup anak”, kata Cut Nasrulsyah.

Peran serta semua leding sektor, khususnya masyarakat, orang tua, mari kita tumbuh kembangkan upaya dan kesadaran kesehatan, dimulai dari menumbuhkan kesadaran diri, mengawasi kesehatan anak ketika berada di lingkungan. “Dan semua pihak yang terkait untuk berperan dalam peran strategi kita masing-masing guna menciptakan pemimpin kita yang unggul yang akan memimpin masa depan bangsa, khususnya di Aceh yang kita cintai ini”, tutup Syarwan Joni.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....