Polusi Udara, Musuh Senyap Pengganggu Pernafasan
- 20 Okt 2025 10:15 WIB
- Sabang
KBRN, Sabang : Pencemaran atau polusi udara adalah kehadiran satu atau lebih substansi fisik, kimia atau biologi di atmosfer. Dalam jumlah yang dapat membahayakan kesehatan manusia, hewan dan tumbuhan, mengganggu estetika dan kenyamanan atau merusak properti.
Saat ini polusi udara menjadi masalah lingkungan yang semakin mengkhawatirkan di berbagai daerah. Dengan semakin meningkatnya aktivitas industri, transportasi, pembakaran sampah, serta penggunaan bahan bakar fosil menyebabkan kualitas udara menurun.
Kondisi ini tentu berdampak langsung terhadap kesehatan manusia, terutama pada sistem pernapasan. “Polusi udara tidak tampak terlihat oleh mata kita, sehingga orang tidak yakin jika sakit akibat dari polusi udara. Jadi memang berdampak signifikan terhadap kesehatan paru, karena pada saat bernafas yang seharusnya dihirup adalah oksigen yang merupakan udara segar murni, sedangkan saat udara terpapar maka akan mengandung partikel lainnya, seperti pada orang yang merokok, kebakaran hutan yang menimbulkan terjadinya karbon monoksida yang terhirup dan sangat berpengaruh dengan kesehatan paru,” ujar dr. Linda Julisafrida, Sp.P, Dokter Spesialis Paru dalam perbincangan bersama Pro 1 Banda Aceh, Minggu (12/10/2025).
Menurut data World Health Organization (WHO), polusi udara menjadi penyebab sekitar 7 juta kematian prematur setiap tahun di seluruh dunia. Angka ini menunjukkan betapa seriusnya ancaman polusi terhadap kesehatan manusia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah merilis Protokol Pencegahan Polusi Udara 6M dan 1S sebagai panduan untuk melindungi diri sendiri dan keluarga dari dampak buruk polusi udara, yaitu :
Memeriksa Kualitas Udara
Mengurangi Aktivitas di Luar Ruangan dan Menutup Ventilasi
Menggunakan Masker dan Penjernih Udara dalam Ruangan
Menghindari Asap Rokok dan Sumber Polusi lainnya
Melaksanakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
Segera Konsultasi dengan Tenaga Kesehatan
Polusi udara bukan sekedar masalah lingkungan, namun juga ancaman nyata bagi kesehatan manusia, terutama sistem pernapasan. Dengan langkah kecil dari setiap individu, diharapkan kualitas udara yang lebih bersih dan sehat dapat tercapai untuk generasi mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....