Komputasiana Inovasi Anak Aceh Ubah Cara Belajar Logika
- 09 Okt 2025 17:23 WIB
- Sabang
KBRN, Sabang : Cara baru belajar logika dan algoritma kini hadir lewat platform digital bernama Komputasiana. Aplikasi ini dirancang untuk mengajarkan berpikir komputasional melalui permainan interaktif yang menyenangkan.
Pengembang Komputasiana, Ariful Amar, S.Pd, yang juga fasilitator Balai Guru Penggerak dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Aceh, menjelaskan bahwa ide ini lahir dari keinginan agar anak-anak bisa memahami dasar teknologi dengan cara yang lebih seru. Platform ini menggabungkan unsur pendidikan dan hiburan dalam satu pengalaman belajar.
“Kalau selama ini belajar algoritma terasa kaku, lewat Komputasiana kita ubah jadi petualangan logika. Siswa bukan cuma belajar, tapi ikut bermain dan berpikir,” kata Ariful, Kamis (9/10/2025).
Menurut Ariful, Komputasiana dikembangkan berdasarkan empat pilar utama berpikir komputasional yang diakui secara global. Pilar tersebut meliputi dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan perancangan algoritma yang menjadi dasar dari pembelajaran teknologi modern.
“Empat aspek ini kami jadikan fondasi agar siswa terbiasa memecah masalah dan berpikir sistematis. Dengan begitu, mereka bisa lebih siap menghadapi pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) yang akan diterapkan tahun depan,” jelasnya.
Meski masih dalam tahap prototipe, Ariful optimistis Komputasiana dapat segera diterapkan di sekolah-sekolah Aceh. Ia menyebut platform ini sebagai langkah awal untuk menumbuhkan minat anak terhadap dunia teknologi secara kreatif dan menyenangkan.
Dengan pendekatan berbasis permainan dan eksplorasi, Komputasiana bukan sekadar aplikasi belajar. Inovasi ini menjadi gerakan kecil dari Aceh untuk menyiapkan generasi digital Indonesia yang mampu berpikir kritis, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....