ORARI Sabang Tracking Komunikasi Satelit LAPAN-A2 (IO-86)
- 25 Agt 2025 14:32 WIB
- Sabang
KBRN, Sabang: ORARI Lokal Sabang melaksanakan uji coba tracking komunikasi satelit LAPAN-A2 (IO-86). Seperti diketahui satelit ini dikembangkan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan diluncurkan sejak 2015, yang diperuntukkan bagi kepentingan riset dan komunikasi amatir radio.
Kegiatan ini difokuskan di beberapa titik di Kota Sabang, dengan melibatkan anggota ORARI Lokal Sabang. Sementara radio yang digunakan yakni perangkat radio HT dan antena portabel rakitan sendiri.
Ketua ORARI Lokal Sabang (Mawardi/YD6ADM), didampingi Ketua DPP ORARI Sabang (Husaini/YD6ASM) menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari program peningkatan kapasitas anggota dalam bidang komunikasi satelit. Ia juga mengapresiasi semangat anggota yang terjun langsung ke lapangan untuk melakukan uji coba
“Dengan adanya satelit amatir LAPAN-A2 ini, anggota bisa berlatih langsung bagaimana cara berkomunikasi melalui satelit. Selain menambah pengalaman, kegiatan ini juga menjadi ajang pembelajaran bersama bagi anggota baru maupun senior,” ujar Mawardi, Senin (25/8/2025).
Tegasnya, hal ini tentu mampu meningkatkan kemampuan komunikasi darurat dan teknologi. Diharapkan kegiatan seperti ini rutin dilakukan sehingga anggota semakin terampil dan siap jika dibutuhkan dalam keadaan darurat komunikasi.

KBOT/Net Aktivator M.Reza/YD6CZD (kaos hitam) , tengah menjelaskan signal frekuensi kepada rekannya Iskandar/ YD6ASL. (Foto:RRI/OR)
Pada kesempatan terpisah KBOT/Net Aktivator (M.Reza/YD6CZD) yang menjadi tutor kegiatan mengungkapkan, hal ini sangat bermanfaat. Menurutnya, uji coba komunikasi satelit ini tidak hanya sekadar praktik teknis, tetapi juga menjadi ajang kebersamaan antaranggota ORARI Sabang.
“Selain menambah wawasan tentang komunikasi satelit, anggota juga bisa saling belajar dan berbagi pengalaman. Ini juga membuktikan kesiapan ORARI Sabang dalam mendukung komunikasi kapan saja, termasuk saat kondisi darurat,” ungkap Reza.
Dalam uji coba tersebut, para anggota terlihat antusias melakukan penyetelan antena, menghubungkannya dengan perangkat HT, hingga mencoba melakukan kontak saat satelit LAPAN-A2 melintasi wilayah Sabang. Proses ini membutuhkan ketelitian, karena waktu orbit satelit yang singkat mengharuskan operator mampu melakukan tracking sinyal dengan cepat dan tepat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....