Remaja Membangkang? Cek Pola Asuhnya!
- 15 Apr 2025 16:44 WIB
- Sabang
KBRN, Sabang: Dalam tumbuh kembang anak, pola asuh dari orang tua mereka menjadi salah satu faktor yang paling berpengaruh. Bagaimana cara orang tua mendidik dan mengajari mereka serta perilaku orang tua dirumah akan sangat mudah ditiru oleh anak dan dijadikan sebagai contoh.
Ketika anak memasuki usia remaja, akan banyak hal yang akan berubah dalam diri mereka, tidak hanya perubahan fisik saja, namun juga pada kepribadiannya. Ada beberapa sifat baru yang akan muncul dalam masa peralihannya menuju remaja, perubahan tersebut bisa kearah positif atau kearah negatif, dimana kearah negatif dapat berupa biasanya akan membuat anak lebih tertutup atau sering melawan dan membangkang pada orang tua.
Hal ini dikatakan oleh Julia Elvina Ritonga, S.Psi, seorang psikolog yang saat ini menjadi tenaga pengajar di salah satu perguruan tinggi di Kota Sabang, saat wawancaranya bersama RRI Selasa (15/04/2025).
Ia juga mengatakan ada beberapa faktor yang memicu anak menjadi membangkang diantaranya adalah peran orang tua dan faktor lingkungan sangat berpengaruh bagi anak. “Untuk menjadikan anak yang baik bukan hanya cuma peran orang tua saja tapi juga dibutuhkan suport sistem yang baik seperti lingkungan yang baik, namun apabila anak dirumah sudah dididik dan menjadi anak yang baik, Insya Allah diluar mereka akan baik tetapi tidak tertutup kemungkinan anak tetap terjerumus dan terpengaruh oleh teman-temannya, ujar Julia.
Dalam hal anak dapat menjadi baik, perhatian dan peran orang tua serta bagaimana perlakuan orang tua terhadapa anaknya lah yang sangat penting, hal ini sangat berbeda bagi anak yang kurang perhatian dari orang tua. Pola asuh orang tua terkadang membuat anak menjadi anak yang berwatak keras, tidak percaya diri, insecure dan tidak komunikatif, gimana orang tua memperlakukan si anak, maka si anak akan tumbuh seperti apa yang diperlakukan orang tua.
Julia menghimbau kepada orang tua dalam mendidik anak remaja, mulailah dengan mendengar cerita atau curhatan dari anak, beri perhatian yang lebih, dan jangan terlalu mencampuri urusan si anak tapi jika mereka mempunyai masalah, bantulah mereka.
"Terkadang anak bingung mau minta bantu atau cerita masalah nya dengan siapa karena orang tua yang tidak peduli terhadap mereka, jangan memarahi, ajak ngobrol mereka, kalau perlu berikan pelukan pada mereka," tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....