Bahasa Pemograman yang Paling Banyak Dipakai di Indonesia
- 12 Feb 2025 22:33 WIB
- Sabang
KBRN, Sabang: Di era digital yang serba cepat ini, bahasa pemograman telah menjadi tulang punggung dari hampir semua teknologi yang kita gunakan sehari-hari. Dari aplikasi seluler yang kita gunakan hingga situs web yang kita kunjungi, semuanya dibangun dengan bahasa pemograman. Bahasa pemograman adalah bahasa yang digunakan dalam dunia teknologi dan komputasi untuk menulis instruksi yang akan dijalankan oleh komputer.
Fungsi utama dari bahasa pemograman adalah untuk membuat perangkat lunak (software) seperti aplikasi mobile, aplikasi web, mengembangkan game komputer, mengolah data dan menganalisa data, serta mengendalikan perangkat keras. Beberapa bahasa pemograman yang sering kita dengar adalah Java, PHP, C, JavaScript, Swift, C++, Phyton, dan sebagainya. Lalu, bahasa pemograman mana yang paling banyak dipakai oleh progammer di Indonesia?
Seorang software engineer Xendit.com, Uzai Sindiko mengatakan bahwa untuk saat ini, bahasa pemograman yang paling banyak digunakan di Indonesia adalah JavaScript dan Phyton.
“Kalau sekarang di Indonesia,bahasa pemograman yang paling sering orang pakai baik di perusahaan atau freelancer adalah Javascript dan Phyton," terangnya saat diwawancara RRI Sabang pada Senin (10/2/2025).
Alasan JavaScript dan Phyton banyak digunakan dalam industri teknologi karena sifatnya serbaguna, fleksibel dan relatif mudah dipelajari. Phyton dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan, seperti pengembangan web, analisis data, machine learning, dan lainnya. JavaScript umunya digunakan untuk pengembangan front end web untuk membuat tampilan web yang interaktif, namun juga dapat digunakan untuk pengembangan back end.
Ada berbagai cara untuk dapat mempelajari kedua bahasa tersebut, yang terpenting adalah kemauan, konsistensi, dan praktik yang terus menerus.
Lebih lanjut, Uzai mengatakan bahwa dengan mudahnya mengakses ilmu pengetahuan sekarang ini, pembelajaran dapat dilakukan melalui youtube, ikutan kelas free hingga bayar kelas khusus. “Jadi ada banyak cara untuk belajar, asalkan ada kemauan dan ada fasilitas laptop atau komputer”, pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....