Kekayaan Bahasa Daerah Indonesia yang Kian Tergerus Modernisasi

  • 22 Des 2024 14:43 WIB
  •  Sabang

KBRN, Sabang : Bahasa daerah atau bahasa regional adalah bahasa yang dituturkan secara turun-temurun di suatu wilayah dalam sebuah negara berdaulat, yaitu di suatu daerah asli, negara bagian federal, provinsi atau teritori yang lebih luas seperti dilansir dari Wikipedia.

Indonesia salah satu negara dengan jumlah bahasa daerah terbanyak di dunia. Berdasarkan World Economic Forum, Ethnologue (2016) jumlah bahasa daerah di Indonesia sebanyak 707 bahasa dan berada di urutan ke-2 sebagai negara pemilik bahasa daerah terbanyak di dunia setelah Papua Nugini.

Di masa sekarang ini bahasa daerah Indonesia semakin tergerus modernisasi. Dari banyaknya bahasa yang ada di Indonesia tercatat 400 diantaranya terancam punah dan menjadi yang tertinggi dari Negara lain. Hal tersebut juga dikarenakan adanya penurunan dari penggunaan bahasa daerah dalam keseharian masyarakat Indonesia.

Dalam upaya untuk terus melestarikan bahasa daerah Indonesia, pemerintah menjalankan program Revitalisasi Bahasa Daerah (RBD) sejak 2022. Program yang juga mengajak pihak sekolah, komunitas dan keluarga ikut berperan aktif menjaga keberlanjutan bahasa daerah.

Upaya perlindungan bahasa menjadi perjuangan bersama dalam mengelola kekayaan bangsa, bukanlah hal yang mudah namun selalu ada celah untuk dimaksimalkan. Meski kian tergerus modernisasi bukanlah penghalang untuk kita menjaga banyaknya bahasa daerah Indonesia. Ala bisa karena terbiasa, jangan sampai kita kehilangan warisan budaya yang amat sangat berharga, karena hal ini menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....