Iduladha di Jepang, KBRI Tokyo Ajak WNI Perkuat Solidaritas Perantau
- 29 Mei 2026 08:39 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Tokyo - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo mengajak umat Muslim Indonesia di Jepang memperkuat solidaritas sesama perantau sekaligus terus menampilkan wajah Islam yang damai dan penuh toleransi di tengah masyarakat Jepang.
Ajakan tersebut disampaikan Koordinator Fungsi Penerangan Sosial Budaya KBRI Tokyo, Muhammad Al Aula, saat menghadiri pelaksanaan salat Iduladha 1447 Hijriah di Masjid Indonesia Asahi, Chiba, Jepang, Rabu 27 Mei 2026.
Di hadapan puluhan jemaah warga negara Indonesia (WNI) dan warga asing, Al Aula menegaskan bahwa Iduladha bukan hanya momentum ibadah kurban, tetapi juga kesempatan memperkuat kepedulian sosial dan menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat lokal di negeri perantauan.
“Iduladha ini menjadi titik pijak semangat berkurban dari masing-masing kita untuk saling memperhatikan dan mengingatkan, termasuk menjaga hubungan baik dengan warga lokal Jepang,” ujar Al Aula melalui keterangan tertulis KBRI Tokyo.
Menurutnya, kehidupan diaspora Indonesia di Jepang selama ini menunjukkan citra positif melalui sikap saling menghormati, disiplin, dan keterbukaan terhadap budaya setempat. Karena itu, keberadaan masjid tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga ruang mempererat persaudaraan antarwarga Indonesia di luar negeri.
KBRI Tokyo juga memberikan apresiasi kepada pengurus Masjid Indonesia Asahi yang dinilai mampu mengoptimalkan fungsi masjid sebagai pusat kegiatan sosial dan kebudayaan masyarakat Muslim Indonesia di Jepang.
Keharmonisan hubungan dengan lingkungan sekitar terlihat dari kehadiran perwakilan Kepolisian Asahi yang turut memberikan sosialisasi mengenai aturan hukum serta norma sosial yang berlaku di Jepang kepada para jemaah.
Pengurus Masjid Indonesia Asahi, Malik Abdul Aziz, menyambut baik keterlibatan pihak kepolisian dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, langkah itu menjadi bukti bahwa keberadaan komunitas Muslim Indonesia dapat diterima dengan baik oleh masyarakat Jepang.
“Semoga Masjid Indonesia Asahi bisa terus menjadi tempat ibadah sekaligus jembatan kebaikan dan persahabatan antara Indonesia dengan Jepang,” kata Malik.
Perayaan Iduladha oleh komunitas Muslim Indonesia juga berlangsung di berbagai wilayah Jepang. Di Tokyo, Keluarga Masyarakat Islam Indonesia (KMII) menggelar salat Iduladha hingga lima gelombang di Masjid Indonesia Tokyo dengan total jemaah mencapai sekitar 2.500 orang.
Kegiatan tersebut turut dirangkaikan dengan program “Eid Ceria” bagi anak-anak usia taman kanak-kanak dan sekolah dasar sebagai upaya memperkenalkan nilai-nilai keislaman dan budaya Indonesia sejak dini kepada generasi diaspora.
Selain di Tokyo dan Chiba, pelaksanaan salat Iduladha yang dikelola komunitas WNI juga berlangsung di Masjid Nusantara Akihabara dengan sekitar 500 jemaah, Masjid Asahikawa di Hokkaido sebanyak 70 jemaah, wilayah Fukuoka sekitar 300 jemaah, serta Masjid Al-Hidayah Toki di Prefektur Gifu yang dihadiri sekitar 100 jemaah.
Di sejumlah lokasi, perayaan Iduladha juga diisi dengan ramah tamah dan makan bersama hidangan khas Indonesia, menciptakan suasana hangat bagi para perantau yang merayakan hari besar Islam jauh dari tanah air.
Momentum Iduladha tahun ini sekaligus menunjukkan semakin kuatnya eksistensi komunitas Muslim Indonesia di Jepang yang tidak hanya aktif dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi bagian dari diplomasi budaya dan penguatan hubungan masyarakat kedua negara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....