Diskominfo Sabang Perkuat Komunikasi Publik dan Sinergi Data
- 02 Sep 2026 13:35 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang - Penguatan komunikasi publik tidak cukup hanya dengan meningkatkan frekuensi penyampaian informasi pemerintah kepada masyarakat. Kualitas informasi juga sangat bergantung pada kemampuan mengelola data secara akurat, sehingga setiap kebijakan dan program memiliki dasar yang jelas.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfosan) Kota Sabang Junizar, mendorong penguatan komunikasi publik dan pengelolaan data untuk mendukung keterbukaan serta efektivitas pembangunan daerah.
Menurut Junizar, Diskominfosan memiliki posisi strategis karena tidak hanya mengelola komunikasi dan informasi pemerintahan, tetapi juga statistik serta persandian yang menjadi bagian penting dalam mendukung pengambilan kebijakan.
"Komunikasi, informasi, statistika dan sandi itu semuanya strategis. Tinggal bagaimana kita mampu mengelolanya," kata Junizar, Rabu 2 September 2026.
Ia menilai, berbagai program dan kinerja pemerintah yang telah dilaksanakan perlu dikomunikasikan secara konsisten kepada masyarakat. Publikasi menjadi bagian penting agar masyarakat mengetahui kebijakan, kegiatan serta manfaat pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah.
Karena itu, Junizar ingin fungsi komunikasi publik Diskominfo diperkuat sehingga informasi pemerintahan dapat dikemas secara jelas, informatif dan mudah dipahami masyarakat.
Penguatan komunikasi tersebut, lanjut dia, juga perlu berjalan bersama dengan pembenahan pengelolaan statistik daerah. Junizar menilai data pemerintah harus mampu diolah menjadi informasi yang memberikan gambaran nyata mengenai kondisi dan persoalan di Kota Sabang.
Ia menjelaskan, data statistik dapat menjadi pijakan objektif dalam menentukan arah kebijakan. Data mengenai kemiskinan, pendidikan, pertanian maupun kondisi sosial masyarakat dapat membantu pemerintah melihat persoalan secara lebih terukur.
"Data yang akurat akan membantu pemerintah menentukan bentuk intervensi yang lebih tepat. Karena itu, pengelolaan statistik tidak boleh berhenti pada penyusunan angka dalam dokumen, tetapi harus menghasilkan informasi yang dapat digunakan untuk membaca kebutuhan daerah," ujarnya.
Selain data, Junizar menempatkan informasi sebagai kekuatan strategis dalam pemerintahan dan kehidupan masyarakat saat ini. Kemampuan memperoleh, mengolah dan menyampaikan informasi dinilai semakin menentukan dalam memahami persoalan dan mengambil keputusan.
Dalam konteks pemerintahan daerah, dirinya menilai kekuatan informasi harus dibangun melalui pengelolaan data yang baik dan komunikasi publik yang efektif. Kedua hal tersebut saling berkaitan karena data yang berkualitas perlu diterjemahkan menjadi informasi yang dapat dipahami masyarakat.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Junizar mengatakan penguatan terlebih dahulu akan dilakukan dari internal Diskominfo. Ia ingin jajaran di lingkungan dinas memahami bahwa tugas komunikasi, statistik, informasi dan persandian memiliki peran strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan.
"Saya coba membangun spirit dari dalam dulu," ujarnya.
Menurut Junizar, kekuatan sebuah organisasi tidak semata ditentukan oleh besarnya struktur maupun dukungan anggaran. Kemampuan mengelola tugas dan sumber daya secara optimal juga menentukan posisi strategis sebuah organisasi.
"Kalau dia mampu mengelola itu jadi baik, itu kan jadi strategis. Dan kalau strategis, posisinya jadi kuat," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....