Pemerintah Aceh Desak BNPB Ambil Tindakan, Pasca Siswi Viral Seberangi Sungai

  • 29 Jul 2026 08:00 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Banda Aceh – Pemerintah Aceh mendesak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) segera merekonstruksi empat jembatan gantung yang rusak akibat bencana banjir. Desakan tersebut mencuat setelah viral video yang memperlihatkan siswa dan guru di Kabupaten Gayo Lues menyeberangi sungai dengan berpegangan pada tali demi menuju sekolah.

Arahan itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Muhammad Nasir Syamaun, atas instruksi Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, kepada Unsur Pengarah Penanggulangan Bencana BNPB, Prof. Dr. Ir. Muhammad Dirhamsyah, dalam pertemuan di ruang kerja Sekda Aceh, Selasa (28/7/2026).

Sekda Aceh menegaskan, rekonstruksi empat jembatan tersebut harus menjadi prioritas karena menyangkut keselamatan masyarakat, khususnya anak-anak sekolah, serta kelancaran aktivitas ekonomi warga di wilayah terdampak. "Kami mendesak BNPB agar empat jembatan vital ini segera dibangun kembali. Penanganan ini sangat mendesak karena menyangkut keselamatan anak-anak sekolah dan keberlangsungan roda ekonomi warga," kata Muhammad Nasir.

Salah satu lokasi yang menjadi perhatian utama ialah Jembatan Gantung Desa Kendawi di Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues. Kerusakan jembatan tersebut memaksa siswa dan guru menyeberangi sungai melalui sisa konstruksi jembatan dengan berpegangan pada tali, sebagaimana terekam dalam video yang beredar luas di media sosial.

Selain Jembatan Gantung Desa Kendawi, Pemerintah Aceh juga mengusulkan percepatan rekonstruksi Jembatan Sikundo di Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, Jembatan Gantung Lhok Kuyun di Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, serta jembatan gantung yang menghubungkan Kecamatan Syamtalira Aron dengan Kecamatan Samudera di Kabupaten Aceh Utara.

Menurut M. Nasir, keempat jembatan tersebut memiliki peran strategis sebagai akses utama masyarakat menuju sekolah, fasilitas pelayanan kesehatan, serta pusat kegiatan ekonomi. Karena itu, percepatan pembangunan dinilai penting untuk memulihkan mobilitas warga.

"Pemerintah Aceh berharap pemerintah pusat melalui BNPB dapat memberikan perhatian khusus dan mempercepat alokasi anggaran penanganan pascabencana, guna memastikan proses belajar-mengajar serta mobilitas warga kembali normal," ujarnya.

Menanggapi usulan tersebut, Unsur Pengarah Penanggulangan Bencana BNPB, Muhammad Dirhamsyah, menyatakan komitmennya untuk mengawal percepatan pembangunan keempat jembatan di tingkat pusat. Ia menegaskan seluruh usulan prioritas telah dicatat dan akan disampaikan langsung kepada Kepala BNPB, dengan harapan pemulihan konektivitas wilayah terdampak dapat segera mendukung kembali aktivitas pendidikan, sosial, dan ekonomi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....