Wali Kota Sabang Dorong Sinergi Pusat dan Daerah untuk Pembangunan

  • 18 Jun 2026 22:58 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang – Upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah kembali mengemuka dalam Pertemuan Pemerintah Aceh bersama Komisi II DPR RI yang digelar di Gedung Serbaguna Sekretariat Daerah Aceh, Banda Aceh. Forum tersebut dihadiri Wali Kota Sabang H. Zulkifli H. Adam bersama para kepala daerah se-Aceh untuk membahas berbagai isu strategis pembangunan dan tata kelola pemerintahan.

Pertemuan yang difasilitasi Pemerintah Aceh pada 17 Juni kemarin itu, menjadi ruang dialog antara Komisi II DPR RI, Pemerintah Aceh, dan pemerintah kabupaten/kota dalam menyamakan persepsi terkait pelaksanaan program pembangunan, penguatan kelembagaan pemerintahan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik di daerah.

Sejumlah persoalan yang selama ini menjadi perhatian daerah turut dibahas secara komprehensif. Mulai dari penguatan tata kelola pemerintahan, peningkatan kapasitas aparatur sipil negara, pengelolaan keuangan daerah, penyelesaian persoalan pertanahan, hingga percepatan implementasi program strategis nasional yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua DPRA, jajaran anggota Komisi II DPR RI, kepala instansi vertikal, serta pejabat yang membidangi urusan pemerintahan, pembangunan, keuangan daerah, dan pertanahan. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan itu mencerminkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan di Aceh.

Wali Kota Sabang H. Zulkifli H. Adam, mengatakan, Bagi Pemerintah Kota Sabang, forum tersebut memiliki arti strategis. Selain menjadi sarana menyampaikan berbagai aspirasi daerah, pertemuan itu juga membuka ruang koordinasi yang lebih kuat antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat dalam merumuskan kebijakan yang responsif terhadap kebutuhan wilayah.

"Penguatan koordinasi antarpemerintah menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditawar dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks. Menurutnya, daerah memerlukan dukungan kebijakan yang terintegrasi agar program-program pembangunan dapat berjalan secara efektif dan tepat sasaran," ujar Zulkifli, Kamis 18 Juni 2026.

Ia berharap hasil pertemuan tersebut dapat ditindaklanjuti melalui kebijakan yang mampu mempercepat pembangunan daerah, khususnya bagi wilayah kepulauan yang memiliki karakteristik dan tantangan tersendiri.

“Kota Sabang memiliki posisi yang sangat strategis sebagai gerbang paling barat Indonesia. Oleh karena itu, dukungan kebijakan yang terintegrasi dan sinergi lintas sektor sangat dibutuhkan agar berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Zulkifli.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....