Wali Kota Sabang: Pentingnya Pendidikan Akhlak sejak Dini
- 17 Mei 2026 00:05 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang - Suasana penutupan Festival Arrasudi Islamik ke-4 di Kota Sabang berlangsung semarak, Sabtu malam. Ragam penampilan siswa SDIT Insan Arrasudi memukau para tamu undangan dan masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.
Saat diwawancarai RRI usai kegiatan tersebut Wali Kota Sabang Zulkifli H Adam menyampaikan apresiasi tinggi terhadap capaian sekolah tersebut yang dinilainya berhasil menghadirkan generasi muda berprestasi sekaligus berkarakter Islami. Menurut Zulkifli, penampilan para siswa pada malam penutupan itu menunjukkan kualitas pembinaan pendidikan yang tidak biasa.
Ia menilai, SDIT Insan Arrasudi mampu membangun kepercayaan diri peserta didik sejak usia dini melalui kegiatan yang sarat nilai pendidikan dan pembentukan akhlak.
“Yang pertama, saya melihat bahwa tampilan pada malam yang berbahagia ini luar biasa sekali. Ini bisa menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain untuk meningkatkan prestasi anak-anak didik,” kata Wali Kota Sabang Zulkifli H Adam, Sabtu 17 Mei 2026.
Ia mengatakan, keberhasilan SDIT Insan Arrasudi tidak hanya tercermin dari kemampuan siswa tampil di atas panggung, tetapi juga dari konsistensi sekolah dalam membangun budaya pendidikan yang positif. Menurutnya, sekolah tersebut telah memberi inspirasi bagi lembaga pendidikan lain di Sabang untuk terus berinovasi dalam meningkatkan mutu pembelajaran.
Zulkifli menilai, capaian itu lahir dari keseriusan pihak sekolah dalam membina peserta didik secara menyeluruh. Karena itu, ia berharap pola pendidikan yang diterapkan dapat menjadi rujukan bagi sekolah lain, terutama dalam melahirkan generasi yang unggul secara akademik maupun moral.
Pemerintah Kota Sabang, lanjut dia, akan terus memberikan dukungan terhadap kegiatan pendidikan dan syiar Islam yang berdampak langsung bagi pembentukan karakter generasi muda. Dukungan tersebut, kata dia, merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat pendidikan berbasis nilai dan akhlak di daerah itu.
“Setiap kegiatan seperti ini, pasti pemerintah akan memberikan dukungan. Perlu kami ulangi, pendidikan akhlak sebagaimana disampaikan Tengku Saikul Sabri dalam tausiah tadi, menjadi hak utama yang harus kita perhatikan sebagai orang tua dan tenaga pendidik," tegas Zulkifli.
Ia menilai pembinaan karakter harus dimulai sejak usia dini, sebagaimana terlihat dari peserta festival yang berasal dari rentang usia empat hingga 14 tahun. Menurutnya, pendidikan akhlak menjadi fondasi utama dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki kepribadian dan nilai keislaman yang kuat di tengah perkembangan zaman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....