BKPSDM Sabang Bantah Isu Pemblokiran Layanan Kepegawaian
- 30 Apr 2026 14:28 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Sabang secara tegas membantah isu pemblokiran layanan kepegawaian di lingkungan Pemerintah Kota Sabang. Kabar burung tersebut sempat mencuat dan dikaitkan dengan dinamika pengaktifan kembali dr. Edi Suharto sebagai Kepala Dinas Kesehatan.
Kepala BKPSDM Kota Sabang Faisal memastikan bahwa seluruh layanan administrasi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) masih berjalan normal dan dapat diakses tanpa kendala.
“Tidak ada pemblokiran. Sampai hari ini, Kamis 30 April 2026, layanan kepegawaian tetap berjalan seperti biasa dan dapat diakses sepenuhnya,” tegas Faisal saat memberikan konfirmasi.
Faisal merincikan bahwa proses administratif penting, seperti pengurusan kenaikan pangkat hingga pemberkasan pensiun, tetap diproses tepat waktu. Ia juga menekankan bahwa hingga saat ini, pihaknya tidak menerima pemberitahuan resmi dari BKN terkait adanya pembatasan atau pemblokiran sistem.
Menurut Faisal, informasi mengenai pemblokiran tersebut tidak berdasar dan tidak sesuai dengan fakta.
“Kami tidak mengetahui dari mana dasar informasi tersebut muncul. Faktanya, sistem tetap terbuka dan operasional administrasi ASN tidak terganggu sedikit pun,” tambahnya.
Isu gangguan layanan ini sebelumnya dipicu oleh spekulasi publik pasca-terbitnya Surat Pernyataan Melaksanakan Tugas tertanggal 27 April 2026 yang ditandatangani oleh Wali Kota Sabang, Zulkifli H Adam.
Dalam dokumen tersebut, dr. Edi Suharto dinyatakan kembali aktif menjabat sebagai Kepala Dinkes KB terhitung sejak 24 April 2026. Sebagai informasi, dr. Edi sebelumnya sempat diberhentikan sementara pada 9 Maret 2026, di mana posisinya sempat diisi oleh seorang Pelaksana Tugas (Plt).
Meskipun dinamika jabatan tersebut memicu beragam diskusi di tengah masyarakat, BKPSDM kembali menegaskan bahwa seluruh sistem administrasi pemerintahan tetap solid dan tidak terdampak oleh situasi tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....