Penerbangan Perintis Sabang Jadi Solusi Strategis Dongkrak Ekonomi
- 30 Apr 2026 17:07 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang – Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Sabang menilai kehadiran penerbangan perintis rute Sabang–Banda Aceh merupakan langkah strategis untuk membuka keterisolasian wilayah kepulauan sekaligus memperkuat konektivitas ekonomi dan pariwisata Aceh. Layanan ini dipandang sebagai solusi nyata bagi mobilitas cepat masyarakat, pelaku usaha, hingga wisatawan.
Wakil Ketua DPRK Sabang Albina Arrahman menyatakan bahwa transportasi udara ini menjadi alternatif yang sangat penting karena menawarkan efisiensi waktu yang signifikan bagi daerah kepulauan seperti Sabang.
“Kehadiran penerbangan perintis ini sangat membantu masyarakat. Dari sisi waktu jauh lebih efisien dan praktis,” ujar Albina Kamis 30 April 2026.
Albina meyakini bahwa akses udara yang cepat akan memberikan dampak berantai terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, terutama melalui peningkatan arus kunjungan wisatawan. Kendala akses dan waktu tempuh yang selama ini menjadi hambatan utama sektor pariwisata kini dapat teratasi.
“Wisatawan tidak lagi harus menghabiskan waktu berjam-jam di perjalanan. Ini tentu menjadi nilai tambah besar bagi sektor pariwisata dan daya saing Sabang sebagai destinasi unggulan,” katanya. Kemudahan akses ini juga dinilai menjadi faktor krusial dalam menarik minat investor ke wilayah paling barat Indonesia tersebut.
Ketua Operasional Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Maimun Saleh Sabang Imam Maulana menjelaskan bahwa penerbangan dari Sabang menuju Banda Aceh hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit.
"jauh lebih singkat jika dibandingkan dengan jalur laut yang memerlukan total waktu lebih dari satu jam," sebutnya.
Total durasi tersebut bahkan bisa lebih lama tergantung pada kondisi cuaca dan antrean penyeberangan. Oleh karena itu, kehadiran pesawat perintis mampu memberikan kepastian mobilitas yang lebih baik bagi masyarakat.
DPRK Sabang berharap layanan ini tidak hanya dipertahankan tetapi juga dikembangkan lebih lanjut melalui dukungan pemerintah pusat dan daerah baik dari sisi kualitas layanan maupun frekuensi penerbangan. Selain efisiensi, tarif yang relatif terjangkau diharapkan tetap terjaga agar layanan ini dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
Dengan operasional rutin rute Sabang-Banda Aceh, posisi Sabang diharapkan semakin kuat sebagai gerbang wisata dan perdagangan strategis di kawasan barat Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....