Forum KKA Pilih Pengurus, Albina: Energi Baru untuk Pembangunan

  • 18 Apr 2026 23:38 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang - Forum Komunikasi Kabupaten/Kota se-Aceh (KKA) menggelar Konferensi ke-IV di Banda Aceh, dalam rangka memilih kepengurusan baru periode selanjutnya, Sabtu 18 April 2026.

Wakil Ketua I DPRK Sabang Albina Arrahman mengatakan forum ini merupakan wadah komunikasi antar pimpinan daerah di seluruh Aceh, yang selama ini diketuai oleh Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal.

“Ini forum komunikasi pemerintah kabupaten kota se-Aceh. Saat ini ketuanya Ibu Illiza. Karena sudah memasuki akhir periode 2026, maka dilakukan pemilihan pengurus baru melalui konferensi keempat ini,” kata Albina.

Ia menjelaskan, forum tersebut diikuti oleh pimpinan daerah dari 20 kabupaten/kota di Aceh. Melalui konferensi ini, dipilih ketua dan koordinator baru untuk melanjutkan peran organisasi ke depan.

“Tadi Ibu Illiza kembali terpilih. Kita berharap kepengurusan yang baru ini bisa semakin memperkuat peran forum,” ujarnya.

Menurutnya, Forum KKA memiliki fungsi penting sebagai ruang bersama untuk membahas berbagai kepentingan daerah, mulai dari koordinasi kebijakan hingga upaya memperjuangkan pembangunan.

“Forum ini tempat kita berdiskusi, bertukar pikiran, dan menyatukan langkah dalam memperjuangkan kepentingan daerah. Misalnya soal dana bagi hasil untuk Aceh, itu perlu kita perjuangkan bersama,” ucapnya.

Albina menambahkan, Forum KKA telah berdiri lebih dari satu dekade dan diharapkan tetap eksis sebagai wadah kolaborasi antar kepala daerah.

Ia juga menyebutkan, kehadiran perwakilan dari Sabang dalam konferensi ini menjadi bentuk dukungan dan partisipasi aktif dalam memperkuat sinergi antar daerah di Aceh.

“Kita dari Sabang hadir, ada Wali Kota Sabang dan unsur DPRK. Ini bentuk kebersamaan dan sinergi untuk pembangunan,” katanya.

Ia berharap, kepengurusan baru yang terpilih dapat terus menghidupkan forum serta memperkuat perjuangan bersama untuk pembangunan daerah.

“Harapannya forum ini tetap aktif, dan kepengurusan baru bisa membawa semangat baru dalam memperjuangkan kepentingan daerah di Aceh,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....