Penyelenggaraan Haji Akan Diambil Alih BP Haji

  • 17 Jul 2025 23:52 WIB
  •  Sabang

KBRN, Sabang: Penyelenggaraan ibadah haji dipastikan tidak lagi menjadi tanggung jawab Kementerian Agama mulai tahun 2026. Fungsi tersebut akan sepenuhnya dialihkan ke lembaga baru bernama Badan Penyelenggara Haji (BP Haji).

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama Kota Sabang, Ghazali. Ia menyebut, pihaknya telah menerima pemberitahuan terkait transisi penyelenggaraan haji yang akan mulai diterapkan pada musim haji 1447 Hijriah.

"Mulai tahun depan, penyelenggaraan haji akan ditangani oleh BP Haji. Kami di Kemenag hanya akan membantu proses transisi agar berjalan lancar," katanya kepada RRI, Kamis (17/7/2025).

Ghazali menjelaskan, BP Haji merupakan lembaga setingkat kementerian yang dibentuk untuk mengelola pelaksanaan ibadah haji secara profesional. Nantinya, seluruh aspek teknis dan operasional akan dikelola langsung oleh badan tersebut, termasuk layanan jemaah, transportasi, akomodasi, hingga katering.

"Fokus BP Haji itu pada pelayanan langsung ke jemaah, sementara Kemenag akan mendampingi selama masa transisi. Untuk Sabang sendiri, kami tetap mempersiapkan data calon jemaah dan memfasilitasi kebutuhan dasar seperti sebelumnya," jelasnya.

Ghazali menambahkan, kepastian hukum terkait pengalihan kewenangan ini masih menunggu proses revisi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Haji dan Umrah yang sedang dibahas di Komisi VIII DPR RI.

"Untuk kepastian secara hukum, kita menunggu revisi UU itu. Saat ini Kakan Kemenag kabupaten/kota masih menjalankan tugas sebagai unit atau satuan kerja yang melayani jemaah calon haji secara penuh," katanya.

Ia juga menyampaikan, selama belum ada keputusan resmi dari pemerintah, pelayanan jemaah tetap dilakukan oleh Kemenag seperti biasa, sambil menunggu apakah nantinya BP Haji mengambil alih sepenuhnya atau tetap berkolaborasi dengan Kementerian Agama mengingat masa transisi yang sedang berjalan.

"Kami harap tidak ada kekhawatiran dari masyarakat. Kemenag tetap hadir mendampingi dan memastikan pelayanan tetap berjalan seperti biasa," pungkasnya.

Sebelumnya, ia menilai pelaksanaan haji tahun ini berjalan lancar. Sedikitnya 17 jemaah asal Sabang yang tergabung dalam Kloter VII sudah tiba dan dua jemaah lainnya dari Kloter XII menyusul sehari kemudian. Kepulangan dilakukan secara bertahap tanpa penyambutan resmi, dan seluruh barang bawaan serta air zam-zam juga sudah tiba lebih dahulu dengan aman.

“Alhamdulillah semuanya tertib dan tidak ada masalah. Jemaah haji kita semua patuh dan tertib sehingga semua proses berjalan dengan lancar,” tutupnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....