Harris's hawk, Burung Pemangsa Yang Berburu Secara Berkelompok
- 16 Sep 2024 10:57 WIB
- Sabang
KBRN Sabang - Hobi Berburu adalah suatu aktivitas mengejar, menangkap, atau membunuh hewan liar dengan tujuan tertentu. Tujuan tersebut bisa beragam, seperti dalam mencapai suatu capaian target buruannya, untuk diambil daging dan di konsumsi atau beburu dengan tujuan membasi hama hewan liar seperti hewan pengerat, hewan yang merusak tanaman dikebun dan berburu untuk bertujuan untuk mengontrol populasi hewan tertentu agar tidak mengganggu ekosistem dan pertanian.
Ada beberapa metode dalam aktifitas berburu, seperti dengan menggunakan alat senjata, tombak, perangkap, hingga dengan metode hewan anjing pelacak untuk mengendus jejak suatu binatang yang akan di buru sebagai target, berbeda di Negara Timur Tengah mereka menggunakan Burung, Sebagai senjata yang mematikan dan Tradisi berburu menggunakan burung, atau yang lebih dikenal dengan falconry, telah berlangsung selama ribuan tahun di berbagai belahan dunia. Beberapa negara yang terkenal dengan praktik ini antara lain Uni Emirat Arab, Kazakhstan, Mongolia, Pakistan, dan Beberapa negara di Timur Tengah lainnya.
Seperti jenis burung pemangsa Harris’s Hawk (Parabuteo unicinctus) ia adalah Species burung Raptor pemburu paling handal dan terkenal dengan prilaku kooperatifnya, berbeda dengan jenis burung Raptor lainya yang bekerja hanya sendiri saat aktifitas perburuan. Elang Harris’s sering melakukan aktifitas perburuan dalam membentuk suatu kelompok kecil yang terdiri dari 2 hingga 6 individu, dan Harris's hawk sering digunakan untuk berburu mangsa yang lebih besar seperti kelinci, Kambing gunung dan coyote atau rubah. Habitat elang haris’s ini berada daerah dengan iklim kering dan terbuka seperti Gurun, padang sabana, dan wilayah yang memiliki iklim semi.
Ada beberpa factor utama yang dapat mengancam keberlangsungan populasi mereka ialah, Urbanisasi dan pembangunan yang mengambil area tempat populasinya, perburuan illegal dan perdagangan gelap untuk hewan peliharaan yang eksotic dan aktifitas falconry illegal, belum lagi mereka di anggap sebagai hama dari para kalangan petani dan pemburu sehingga keberlangsungan populasi merekapun terancam.
Secara geografis Burung ini pemangsa ini tersebar diwilayah, terutama dibagian barat daya, meliputi negara bagian seperti California, Arizona, dan New Mexico, di karenakan populasi sumber makanan yang melimpah seperti Ular, Tikus, dan hewan pengerat lainnya. Membangun sarang di pohon-pohon yang tinggi dan tebing yang terjal, yang memberikan rasa perlindungan yang aman dari para predator lainnya. Burung cerdas ini pun dapat melihat mangsanya dari jarak jauh dan melakukan manuver penerbangan dengan lebih mudah hingga mencengkram dan melumpuhkan kan mangsanya.
Dikutip dari Chanel youtube Free Documentary Nature Elang Harris’s Ini memiliki kempampuan alami dari segi penglihatan yang sangat tajam, dengan kecepatan yang tinggi, dan memiliki cakar yang begitu kuat, membuatnya sangat efektif dalam menangkap mangsa buruannya. Berbeda dengan motode praktik falconry, elang-elang yang di latih khusus dari usia muda untuk aktifitas berburu, dengan hewan buruan yang di tentukan jenis pilihan hewan yang jadi mangsanya, Meskipun ini merupakan tradisi yang berharga, falconry juga menimbulkan kekhawatiran tentang dampaknya populasi. Oleh karena itu, penting untuk menyeimbangkan pelestarian tradisi dengan upaya konservasi. /Sumber Chanel youtube Free Documentary Nature / Jeffri Agusrianto RRI sabang
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....