Cat Lovers Banda Aceh Ajak Pemerintah Perkuat Perlindungan Hewan
- 27 Jul 2026 10:55 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang – Komunitas Cat Lovers Banda Aceh mengajak pemerintah daerah memperkuat perlindungan dan kesejahteraan hewan, khususnya kucing, melalui kolaborasi dalam program edukasi masyarakat, pengendalian populasi, serta penanganan kucing terlantar. Selama ini, berbagai program sosial yang dijalankan komunitas masih mengandalkan pendanaan mandiri dan dukungan sejumlah klinik hewan.
Ketua Cat Lovers Banda Aceh, dr. Natalina Christanto, mengatakan salah satu visi komunitas adalah mewujudkan Banda Aceh sebagai kota yang ramah terhadap kucing. Menurutnya, upaya tersebut berangkat dari kepedulian terhadap tingginya kasus kekerasan terhadap kucing yang pernah terjadi di Banda Aceh beberapa tahun lalu.
Sebagai bentuk kepedulian, Cat Lovers Banda Aceh bekerja sama dengan kepolisian untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya perlindungan hewan sekaligus menyosialisasikan ketentuan hukum bagi pelaku penganiayaan terhadap hewan.
| Baca juga: Kanvas, Media Ekspresi Tanpa Batas |
"Kami melihat kucing juga makhluk Allah yang harus dijaga. Setelah berbagai sosialisasi dilakukan, laporan penganiayaan berat terhadap kucing mulai berkurang," ujar Natalina dalam Dialog Ngobras RRI Banda Aceh, Selasa 21 Juli 2026.
Selain mendorong perlindungan hukum terhadap hewan, komunitas juga mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan kucing. Koordinator Bidang Kesejahteraan dan Kesehatan Hewan Cat Lovers Banda Aceh, Maisarah, menegaskan bahwa vaksinasi dan sterilisasi merupakan langkah utama untuk meningkatkan kesejahteraan kucing sekaligus mengendalikan populasi dan mencegah penyebaran penyakit.
"Vaksin, vaksin, vaksin itu paling utama. Kemudian steril untuk meningkatkan kesejahteraan mereka," katanya.
| Baca juga: Tips Beternak Ayam Kampung bagi Pemula |
Maisarah juga mengimbau masyarakat agar tidak hanya mengunggah informasi tentang kucing terlantar atau sakit di media sosial. Menurutnya, warga diharapkan memberikan pertolongan awal sesuai kemampuan sebelum menghubungi komunitas agar peluang penyelamatan hewan lebih besar.
"Kami selalu mengingatkan, kalau menemukan kucing terlantar atau sakit, tolong dulu semampunya. Jangan semuanya langsung dilimpahkan ke komunitas," ujarnya.
Natalina berharap pemerintah daerah dapat menjalin kemitraan yang lebih erat dengan komunitas pecinta hewan dalam menyusun program perlindungan hewan, sterilisasi, vaksinasi, dan edukasi masyarakat. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan komunitas akan menciptakan lingkungan yang lebih ramah terhadap hewan sekaligus mendukung kesehatan masyarakat melalui pengendalian penyakit yang berpotensi ditularkan dari hewan ke manusia.
"Kami bukan pesaing pemerintah. Kami ingin dirangkul agar bersama-sama meningkatkan kesejahteraan hewan dan mencegah penularan penyakit dari hewan ke manusia," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....