Kisah Fahmi : Trauma Tsunami, Hingga Jadi Instructur Selam
- 21 Jan 2025 16:44 WIB
- Sabang
KBRN, Sabang : Aktifitas menyelam di kedalaman laut dengan peralatan lengkap scuba, pada umumnya telah menjadi trend atau gaya hidup dimasa kini. Apalagi bagi kalangan eksekutif muda serta dikalangan pencinta hobi berpetualang atau Outdoor. Hal ini sekaligus untuk menguji adrenalin kita karena masuk ke dalam dunia bawah laut dan bergabung dengan biota bawah laut.
Kegiatan ini bisa dikatakan katagori extreme, karena harus didampingi oleh instruktur, pemandu atau para guide scuba. Ada banyak tujuan dan kepentingan dalam aktiftas ini, selain baik untuk kesehatan paru-paru tetapi aktifitas ini juga memberikan rasa yang berbeda seperti mengabadi moment-moment bagus dibawah air berasama ikan dan terumbu karang hingga untuk sebuah penelitian biota laut.
Saat ditemui RRI Sabang pada Selasa (21/01/2025) disela Fahmi(33) sedang bersama para student pada diveshop teupin layeu sabang, fahmi adalah seorang Instructur diving dan sekaligus juga sebagai seorang pemandu selam (diveguied) free lancer di tempat wisata iboih.
Awal ia tertarik dengan profesinya ini dikarena desakan dari seorang sabahatnya yang peduli dengan fahmi, karena fahmi memiliki traumatis terhadap laut yang telah mepora-porandakan rumahnya pada Tragedi Tsunami 2004 silam dan turut juga kedua orang tuanya serta keluarga besarnya hilang akibat tsunami.
Namun siapa sangka fahmi yang tekah lama hidup di jalan, lelah dengan keadaan akhirnya ia menuruti ajakan temannya untuk ikut ke sabang sekaliann healing dan mencoba untuk berdamai kembali dengan laut.
iapun tertarik dengan akhirnya fahmi di tahun 2015 lalu fahmi berkenalan khuan dan memperkenalkan aktifitas Diving kepada fahmi dan rekan fahmi berkata kepadanya semoga rasa trauma kamu hilang setelah kamu mencoba diving, dan ternyata ucapan temannya itu benar dan fahmi langsung jatuh hati dengan aktifitas diving.
Fahmi, langsung berfikir dan mengatakan tidak semua yang kita takuti itu berbahaya, malahan karena sudah sering ia menyelam ia merasa seperti dekat dengan keluarga besarnya yang hilang akibat tsunami aceh 2004.
Hingga saat ini fahmi telah menjadi Instructur selam, perlu diketahui untuk menjadi instructur selam itu harus meliputi tahapan-tahapan. Nah berbicara yang dapat mengeluarkan lisensi atau izin menyelam, ada 5 lembaga professional yang dapat mengeluarkan izin sertifikasi menyelam.
Beberapa sertifikat itu diantaranya ialah POSSI (Perastuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia), SSI (Scuba Schools Insternasional), NAUI ( National Assosiation of Underwater Internasional) PADI (Profesional Association of Diving Instructur), ADS-I (Association of Diving Schools International) dari 5 lembaga ini ada beberapa khursus yang harus kita ikuti seperti Basic Diver, Open Water, Andvance diver, Rescue Diver, Dive Master dan Instructur.
Laut Sabang memiliki banyak tempat atau spot diving yang indah dan yang paling sering dikunjungi yaitu Tokong, Shoppie rickmart dan spot lain-lain yang ada di pulau weh sabang. Dan bagi yang ingin mencoba merasakan sensasi menyelam tidak juga harus memiliki lisensi seperti Introduck bagi yang menyelam, cukup dengan mengikuti materi hanya 30menit dan langsung menyelam di pulau rubiah sabang.
Dengan tahap pengenalan alat, mampu membaca kode atau signal arahan sang instruktur, tarif berfariasi mulai dari Rp.350.00/ Rp.500.000 lebih lanjut anda cek langsung tarif fundive didiveshop yang berada di teupin layeu Iboih sabang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....