Mengenal Sosok Barista Muda yang Kreatif dan Inovatif
- 20 Jan 2025 17:08 WIB
- Sabang
KBRN, Sabang: Bagi anda pencinta kopi tentunya tidak asing lagi dengan sebutan barista. Nah barista inilah yang bertugas membuat dan menyajikan minuman berbasis kopi dengan penuh kreasi dan seni serta dengan rasa yang nikmat.
Julvi Chaizi Nasucha, S.E (25) merupakan seorang barista muda di salah satu coffee shop di Kota Sabang kepada RRI, ia menceritakan awal mulanya terjun ke dunia barista. Berawal dari hobi ngopi dan tugas magang dari kampus dan ia pun ditempatkan di salah satu coffee shop, dengan rasa penasaran yang tinggi kemudian ia mencoba mempelajari bagaimana cara pembuatan atau meracik kopi dengan cara dan bahan yang modern sehingga kopi tersebut disukai oleh para penggemar kopi dan dengan cita rasa yang unik.
“Awalnya tahun 2020 ada tugas magang dari kampus dan saya penempatannya di salah satu coffee shop, dari sini saya belajar menyeduh dan menyajikan kopi sehingga menghasilkan kopi dengan berbagai cita rasa yang unik dan nikmat. Sebagai asisten dari barista di coffee shop itu, dengan membantunya membuat atau menyajikan kopi, saya semakin tertarik dan penasaran bagaimana cara membuat kopi yang enak”, ujarnya saat dihubungi RRI melalui telepon, Sabtu (18/1/2025).
Menurut Julvi untuk menjadi seorang barista tentu harus mampu membuat atau meracikdan menyajikan kopi dengan menciptakan cita rasa kopi yang menarik. Hal ini dibuktikan olehnya dengan meraih juara 3 Tarung Sareng Festival Kopi Koetaradja yang dilaksanakan di Taman Bustanulsalatin Taman Sari Banda Aceh pada tanggal 24-26 Desember 2024.
Julvi juga menceritakan bahwa ia juga pernah meraih juara ke 3 dalam acara Coffee Beverage Competition se Kota Sabang pada tanggal 28 Agustus 2024, dengan membuat Signature dengan base kopi yang bertemakan samudera Hindia yang memiliki dua layer. Yaitu layer pertama merupakan base dari kopi tersebut dan layer kedua merupakan liquid foam yang dimodifikasi dengan campuran whipping cream dan blue caracao, sehingga terciptalah gradasi warna biru yang menggambarkan “Samudera”.
“Saya pernah membuat satu menu kopi dengan tema visualnya menggambarkan samudera. Dari biji kopi biasa ditambahankan liquid foam dan layering serta rasa yang balance antara manis dan pahitnya, dan lebih ke rasa milky walaupun tidak memakai susu. Dan pada festival kemarin saya membuat kopi sareng dengan penuh tehnikal serta memakai alat khusus. Memakai biji kopi hitam natural dengan rasa buah-buahan seperti strawberry, jeruk dan lainnya. Dengan serangkaian pembuatan kopi dengan cara dan cita rasa yang unik, disinilah saya semakin jatuh cinta sama dunia barista”, tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....