Dinding jadi Kanvasnya, Yuk Mengenal Street Art Graffiti
- 17 Nov 2024 16:28 WIB
- Sabang
KBRN, Sabang : Karya seni jalanan yang sering terlihat di tembok-tembok atau bangunan-bangunan di jalan ialah graffiti. Melansir laman Wikipedia Graffiti (baik tunggal maupun jamak; graffito dalam bahasa Italia) adalah tulisan atau gambar yang dibuat di dinding atau permukaan lain, biasanya sebagai bentuk ekspresi artistik, tanpa izin dan dalam pandangan publik. Graffiti berkisar dari kata-kata tertulis sederhana hingga lukisan dinding yang rumit, dan telah ada sejak zaman kuno, dengan contoh-contoh yang berasal dari Mesir kuno, Yunani kuno dan Kekaisaran Romawi.
Graffiti merupakan tulisan atau gambar yang dibuat oleh sekelompok orang pada suatu permukaan benda yaitu bangunan besar atau tembok milik pribadi ataupun publik dengan menggunakan alat cat semprot kaleng serta menampakan komposisi warna, garis, bentuk dan volume yang menarik untuk dilihat.
Di Indonesia, graffiti telah dikenal sejak masa perjuangan kemerdekaan pada tahun 1945 silam. Saat itu, graffiti digunakan untuk menyebarkan semangat perjuangan dan semakin sering dilakukan oleh bangsa Indonesia setelah masa proklamasi, tepatnya sekitar bulan September 1945.
Sekitar tahun 1990 mulai bermunculan komunitas graffiti di Indonesia. Seni graffiti dimanfaatkan untuk menyuarakan isu-isu politik hingga sosial budaya. Dari tahun 2000 hingga saat ini komunitas seni graffiti semakin banyak bermunculan di kota-kota besar. Sehingga, pemerintah mulai memberi dukungan terhadap event atau pameran seni graffiti di Indonesia.
Graffiti banyak ditampilkan di ruang publik, walau demikian bukan berarti semua orang boleh asal corat-coret di tembok dengan keinginan sendiri. Tentu memiliki batasan tema atau konsep yang akan dibuat. Kebanyakan seni lukis ini berupa gambar ataupun tulisan yang memiliki makna tersendiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....