Ocarina, Ada Sejak Paradaban Manusia Selama Ribuan Tahun
- 11 Sep 2024 12:25 WIB
- Sabang
KBRN Sabang – Alat music tiup yang memiliki nada suara menyerupai Fluet ini sangat jarang di temukan saat pertujunjukan-pertunjukan music pada umumnya, Jika anda pernah melihat mendengarkan suara fluet, Seperti itulah suaranya. Ocarina suatu alat music berbentuk oval, sirip dan 6 lubang atau 8 lubang nada, di bagian atas dan bawahnya jika di lihat persis seperti keong, dan di mainkan dengan cara meniup dengan tehnik tekanan hembusan udara dari mulut sehingga mengeluarkan nada suara yang merdu dan konsisten sesuai dengan beberapa lubang nadanya.
Tahukah anda, di kutip Wikipedia Giuseppe Donati, alat music ocarina ini sudah mulai di gunakan saat di mulainya peradaban manusia dan budaya selama ribuan tahun yang di gunakan sebagai alat music pengiring dan juga sebagai alat komunikasi pada masa itu, Asal mula alat music Ocarina ini belum diketahui dengan pasti, namun dari sumber mengatakan di perkirakan alat music ini sudah ada sejak zaman batu atau sekitar 12.000 tahun lalu dan Ocarina di temukan pada beberapa Negara diantaranya China, Afrika dan Meksiko.
Ada Beberapa teori dari arkelog mengatakan, alat music Ocarina berasal dari Afrika, berdasarkan teori ini yaitu menemukan ocarina tertua di afrika yang memiliki fisik yang terbuat dari tanah liat dan diperkirakan 12.000 tahun dengan bentuk yang sederhana. Dan teori lain juga mengatakan, asal muasal alat music ini saat penemuan ocarnina pada suatu situs arkeologi di china yang berasal dari 5.000 tahun yang lalu yang memiliki bahan terbuat dari batu dan memiliki bentuk yang lebih kompleks dari pada ocarina Afrika. Dan terakhir kembali ditemukan di Meksiko oleh para arkelog yang berasal dari sekitar 3.000 tahun lalu namun bentuk dari Ocarina Meksiko ini terbuat dari bahan tanah liat yang memiliki bentuk yang unik.
Walaupun alat music ini belum di ketahui pasti asal muasalnya, tetapi alat music ini sudah sejak lama telah menjadi suatu peradaban dan budaya manusia selama ribuan tahun lamanya, di gunakan dalam berbagai Upacara ritual, pertujukan music dan sebagai alat komunikasi pada pada zaman batu, namun seiring berjalan waktu perubahan zaman, budaya dan peradaban manusia hingga saat ini, alat masik Ocarina masih tetap bias di dengarkan, Seperti Salah seorang seniman dari Korea dan juga sebagai konten creator di berbagai flatform, ia juga pandai memainkan alat musikk tiup ocarina, hingga membuat dan memproduksi alat music ini dengan berbagai ukuran dan karakter nada sesuai dengan keinginan. Hingga proses pembuatannya juga ada beberapa pemilihan bahan seperti dari berbahan keramik dengan finising dan bentuk yang berbeda. /Sumber Channel youtube Workmanship/ Jeffri Agusrianto.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....