Belajar Merawat Hubungan sebelum Terlambat lewat Film Seni Merayu Tuhan
- 15 Agt 2026 09:36 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang - Rasa kehilangan sering kali datang tanpa permisi, memaksa kita mempertanyakan kembali semua pilihan hidup yang pernah dibuat. Hal pahit inilah yang harus dihadapi Hikmah atas duka kehilangan sang ibu dalam film Seni Merayu Tuhan.
Disutradarai Cesa David Luckmansyah dan diadaptasi dari karya Habib Husein Ja’far Al Hadar. Film drama Seni Merayu Tuhan menyoroti kisah pergulatan batin seorang pemuda bernama Hikmah yang diperankan Ari Irham.
Hikmah, yang sebelumnya sibuk menikmati dunia bersama kekasihnya, Sophia (Lutesha), serta sahabatnya Hotib (Teuku Ryzki), mendadak dihadapkan pada rasa bersalah yang mendalam saat sang ibu (Rieke Diah Pitaloka) wafat. Hikmah memang memiliki hubungan yang kurang dekat dengan sang ibu. Ia sering mengabaikan pesan dan panggilan telpon ibunya serta jarang meluangkan waktu untuk pulang.
Kematian sang ibu menjadi titik balik bagi Hikmah untuk merenungkan kembali arti hubungan penyesalan, hingga kematian. Perjalanan emosional ini membuatnya menyadari bahwa perubahan dalam hidup tidak semata-mata diwujudkan melalui ibadah, tetapi juga tercermin dari cara memperlakukan orang-orang disekitar.
Hubungan antara anak dan orang tua menjadi salah satu elemen penting dalam film ini. Rasa kehilangan dan penyesalan yang dialami Hikmah kembali membuatnya teringat berbagai bentuk perhatian dari sang ibu yang dulu tidak dipedulikannya.
Turut dibintangi oleh Sita Nursanti, Onadio Leonardo, Arie Kriting, Alfie Alfandi, hingga Habib Ja’far. Film Seni Merayu Tuhan garapan Wahana Kreator ini resmi mengudara di seluruh bioskop Indonesia mulai 13 Agustus 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....