ANN Aceh Bangkitkan Nasyid yang Mulai Ditinggalkan Generasi Muda

  • 21 Jun 2026 06:02 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang – Asosiasi Nasyid Nusantara (ANN) Aceh kembali diaktifkan setelah sempat vakum hampir satu dekade. Organisasi ini hadir sebagai wadah bagi para pegiat nasyid sekaligus menghidupkan kembali minat generasi muda terhadap musik religi yang dinilai mulai ditinggalkan.

Sekretaris ANN Aceh, Hafizh Aminullah, SE., mengatakan, kebangkitan kembali organisasi tersebut berangkat dari keprihatinan para pegiat nasyid terhadap semakin menurunnya minat generasi muda pada seni musik religi.

"Kita melihat nasyid ini mulai ditinggalkan oleh generasi muda. Karena itu kita ingin membangkitkan kembali nasyid agar tetap relevan dengan zamannya dan tidak ketinggalan zaman," kata Hafizh dalam program Ngobras (Ngobrol Bareng Komunitas) di RRI Banda Aceh, Selasa, 16 Juni 2026.

Menurutnya, ANN Aceh tidak hanya menjadi wadah berhimpun bagi para pegiat nasyid, tetapi juga ruang untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mendorong lahirnya karya dan produksi musik nasyid yang lebih baik.

Hafizh menilai perkembangan nasyid di Aceh dalam beberapa tahun terakhir cenderung stagnan. Meski regenerasi masih berlangsung di lingkungan sekolah, upaya tersebut belum mampu melahirkan banyak kelompok nasyid yang aktif berkarya secara berkelanjutan.

"Generasi muda sekarang sudah tidak menjadikan nasyid sebagai pilihan. Karena itu kami ingin menghadirkan ajang silaturahmi, mentoring, dan lomba agar anak-anak kembali dekat dengan nasyid," ujarnya.

Untuk memperkuat regenerasi, ANN Aceh berencana menyelenggarakan program mentoring di sekolah dan perguruan tinggi guna menjaring talenta-talenta baru. Organisasi ini juga tengah menyiapkan kompetisi nasyid tahunan yang diharapkan menjadi wadah pengembangan bakat sekaligus mendorong lahirnya kelompok-kelompok nasyid baru di Aceh.

Selain fokus pada pembinaan, ANN Aceh juga ingin mendorong para penasyid untuk terus berinovasi agar nasyid mampu mengikuti perkembangan industri musik tanpa meninggalkan nilai-nilai religius yang menjadi identitasnya.

Hafizh berharap kehadiran ANN Aceh dapat memperkuat ekosistem musik religi di Aceh, meningkatkan kualitas para penasyid, serta menjadikan nasyid kembali diminati oleh generasi muda.

"Jangan takut bereksperimen. ANN Aceh hadir sebagai wadah untuk belajar dan berkembang bersama agar kualitas nasyid Aceh semakin baik," tutupnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....