Mengenal Lebih Dekat Pantun: Sejarah dan Perkembangannya

  • 28 Jul 2025 21:25 WIB
  •  Sabang

KBRN, Sabang - Pantun adalah salah satu bentuk puisi tradisional yang telah ada sejak zaman kuno. Dengan struktur dan irama yang khas, pantun telah menjadikan bagian dari budaya Melayu dan digunakan dalam berbagai kesempatan untuk mengungkapkan perasaan dan pikiran dalam bentuk yang indah dan kata - kata puitis. Pada Sejarah Pantun, dipercaya telah ada sejak abad ke-14 atau ke-15 Masehi, ketika kerajaan Melayu mulai berkembang di wilayah Sumatera dan Semenanjung Malaya.

Pada saat itu, pantun digunakan sebagai bentuk puisi istana dan digunakan untuk mengungkapkan perasaan dan pikiran raja-raja dan bangsawan. Pantun telah berkembang selama berabad-abad dan telah menjadi bagian dari budaya Melayu. Pantun digunakan dalam berbagai kesempatan, seperti pernikahan, hari raya, dan pertemuan keluarga, untuk mengungkapkan perasaan dan pikiran dalam bentuk yang indah dan puitis.

Seperti yang sering dilantunkan oleh kak Cut Zahrita di program Acara Ajang Berbalas Pantun pro 4 LPP RRI Banda Aceh, yang langsung disiarkan pada setiap hari Senin malam (28/07/2025) pada pukul 20.30 WIB hingga 22.00WIB, siaran berbalas pantun ini sangat ditunggu para fansnya mulai dari Sabang hingga didaratan Aceh. Tak hanya di programa 4 saja tetap program ajang balas pantun ini, juga turut di relay dan disiarkan melalui pro 1 Banda Aceh, RRI Sp Sabang yang di kemas dalam bahasa daerah Aceh dan bahasa Indonesia.

Sedikit informasi tentang Pantun yang memiliki struktur yang khas, yaitu terdiri dari 4 baris dengan skema rima a-b-a-b. Baris pertama dan kedua merupakan sampiran, sedangkan baris ketiga dan keempat merupakan isi. Sampiran berfungsi sebagai pengantar atau pembuka pantun, sedangkan isi merupakan pesan atau makna yang ingin disampaikan. Pantun memiliki makna yang dalam dan simbolis. Pantun dapat digunakan untuk mengungkapkan perasaan dan pikiran dalam bentuk yang indah dan puitis. Pantun juga dapat digunakan untuk memberikan nasihat atau pesan moral kepada pembaca atau pendengar.

Pantun memiliki peran penting dalam budaya Melayu. Pantun dapat digunakan sebagai alat untuk mengungkapkan perasaan dan pikiran dalam bentuk yang indah dan puitis. Pantun juga dapat digunakan sebagai alat untuk memperkuat hubungan sosial dan budaya dalam masyarakat Melayu. Dengan demikian, pantun merupakan salah satu bentuk puisi tradisional yang kaya dan beragam. Dengan memahami sejarah dan perkembangannya, kita dapat lebih menghargai keindahan dan makna yang terkandung dalam sebuah pantun.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....