Amal Jariyah dan Kematian, Makna Lagu “Amai”
- 14 Jan 2025 21:47 WIB
- Sabang
KBRN, Sabang - “Amai” merupakan lagu terbaru Pupha Ethanica, band indie asal Aceh, yang rilis pada awal tahun ini, yaitu tanggal 03 Januari 2025. Lagu ini memiliki makna amal jariyah, yaitu amal atau perbuatan baik yang pahalanya terus mengalir meski orangnya sudah meninggal.
Inspirasi lagu ini muncul sewaktu menghadiri salat Jumat, hal ini diungkapkan Bobs, sang vokalis, “inspirasi lagu ini waktu pergi salat jumat kali ya, jadi ada penceramah yang nyampein kalau misalnya ada tiga amalan yang ga putus walau kita udah meninggal nanti, ada sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat sama anak yang soleh, jadi itu inspirasi pertamanya”, ujarnya saat on air melalui sambungan telpon bersama RRI Sabang pada Minggu (12/01/2024).
Melalui lagu yang dibuat bersama teman-teman band-nya ia ingin meninggalkan jejak positif dengan membuat karya yang berisi kebaikan. Ia ingin mengajak pendengar untuk senantiasa hidup dengan menabur kebajikan.
Dalam lagu ini, Pupha Ethanica menggandeng Fahmil Arabi, yang merupakan seorang solois Aceh. Perpaduan suara Fahmil yang khas dan diiringi instrumen musik Aceh membuat lagu ini memunculkan nuansa etnik yang mendalam. Lagu “Amai” sudah dapat didengarkan melalui berbagai platform musik digital.
Berikut lirik lagu “Amai” dari Pupha Ethanica
[Verse]
Ta thee eu rakan
Di dalam badan
Nyawoeng di tuhan
Geujok keu hamba
Ta thee eu wareh
Bek pikee aman
Nyawoeng singgahan
Titipan rabbana
[Bridge]
Bekai tamita di dalam donya
Yoh goh tagisa bai poe rabbana
Wahee eu aduen beu tamita
Lhee boh peunawa nyang jeut keu cara
[Reff]
Sedekah jariah beumeuhase
Wakaf beuhasee bantu agama
Ilmee nyang jroh di dalam hatee
Perenie beusaree adak aleh ba
Aneuk nyang saleh teuma nyang akhee
Pangkai ta matee ta harap do'a
Peusahoe amai alahai hai bohate
Bekai tamatee yoh goh tagisa
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....