Ecoprint Tawarkan Motif Eksklusif dari Alam
- 30 Mei 2026 00:49 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang – Produk kain ecoprint semakin diminati karena menawarkan motif alami yang unik dan tidak bisa diproduksi sama persis seperti kain pabrikan. Setiap lembar kain memiliki corak berbeda sesuai bentuk daun, proses oksidasi hingga kondisi alam saat produksi dilakukan.
Owner Tini Craft Collection, Suhartini mengatakan, ecoprint merupakan karya seni yang memanfaatkan dedaunan dan pewarna alami untuk menghasilkan motif pada kain maupun media lainnya. “Walaupun kita gunakan daun yang sama, bahan yang sama, proses yang sama, hasilnya belum tentu 100 persen sama persis,” kata Suhartini dalam program UMKM Talks RRI Banda Aceh, Senin 25 Mei 2026.
Menurutnya, keunikan itulah yang membuat ecoprint memiliki nilai eksklusif dibanding kain printing biasa. Ia menyebutkan, satu daun saja memiliki bentuk berbeda sehingga hasil akhir setiap karya selalu terbatas atau limited edition.
Ia mengatakan, tantangan lain muncul ketika kain ecoprint sudah sampai ke penjahit. Motif yang dianggap indah terkadang harus disesuaikan kembali dengan pola pakaian agar tidak terpotong. “Kadang penjahit bingung juga, takut motif daun yang cantik itu terpotong saat dijahit. Jadi orang ecoprint juga perlu memahami tata busana,” katanya.
Selain memanfaatkan daun bertanin tinggi seperti daun jati dan ekaliptus, ecoprint juga menggunakan pewarna alami dari kayu secang, kulit delima hingga buah naga untuk menghasilkan variasi warna. Menurut Suhartini, peluang industri fesyen ramah lingkungan sangat terbuka karena bahan bakunya mudah ditemukan di sekitar lingkungan masyarakat.
Ia berharap semakin banyak generasi muda dan ibu rumah tangga yang tertarik mempelajari ecoprint sebagai usaha kreatif berbasis potensi alam lokal sekaligus mendukung pengurangan limbah dan penggunaan bahan kimia sintetis. “Daun yang biasanya gugur dan dianggap sampah ternyata bisa menjadi karya bernilai ekonomi,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....