Pedagang dan Pelaku UMKM di Sabang Minta Stok Minyak Goreng Subsidi Ditambah

  • 30 Apr 2026 13:21 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang - Stok minyak goreng subsidi Minyak Kita di Pasar Induk Sabang mulai menipis akibat tingginya permintaan masyarakat. Kondisi ini membuat pedagang khawatir pasokan tidak mampu memenuhi kebutuhan warga dalam waktu dekat.

Pedagang di Pasar Induk Sabang, Muhammad Rijal, mengatakan saat ini stok Minyak Kita dari Bulog hanya tersisa beberapa kotak. Ia menyebut persediaan tersebut diperkirakan hanya cukup untuk penjualan sekitar satu minggu lagi.

“Untuk saat ini stok minyak kita sudah menipis, tinggal beberapa kotak lagi. Mungkin hanya cukup untuk penjualan satu minggu lagi,” kata Muhammad Rijal, Kamis 30 April 2026.

Ia menjelaskan, harga jual Minyak Kita saat ini sebesar Rp15.700 per liter karena mendapat subsidi dari Bulog. Sebelum adanya subsidi, harga minyak tersebut mencapai Rp18 ribu per liter bahkan bisa lebih mahal jika dipasok dari luar daerah.

Sementara itu, pelaku UMKM di Sabang, Ria, mengaku kenaikan harga minyak goreng premium cukup memberatkan usaha kecil yang dijalankannya. Ia memilih menggunakan Minyak Kita karena harganya lebih terjangkau dibanding minyak premium.

“Kami merasa cukup terbebani dengan naiknya harga minyak goreng premium. Karena itu kami beralih ke Minyak Kita yang harganya sekitar Rp16 ribu per liter,” ujar Ria.

Menurutnya, minyak subsidi sangat membantu pelaku usaha kuliner yang membutuhkan minyak dalam jumlah besar setiap hari. Jika stok berkurang, biaya produksi otomatis meningkat dan berdampak pada harga jual makanan.

Pedagang dan pelaku UMKM berharap Bulog dapat menambah kuota subsidi serta mempercepat distribusi pasokan. Mereka juga meminta penyaluran dilakukan lebih sering agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang stabil.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....