Rumoh Broeh Kreatif Olah Sampah Jadi Bernilai Ekonomi

  • 17 Apr 2026 23:15 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang – Komunitas Rumoh Broeh Kreatif di Banda Aceh menginisiasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat dengan mengubah limbah menjadi produk bernilai ekonomi. Ketua Rumoh Broeh Kreatif , T. Ismed Fadillah mengatakan produksi sampah di Banda Aceh mencapai sekitar 250 ton per hari sehingga diperlukan solusi dari tingkat rumah tangga.

Ia menjelaskan, komunitasnya fokus pada pengelolaan sampah anorganik seperti plastik, botol dan karung bekas yang sulit terurai. Sampah tersebut kemudian didaur ulang menjadi berbagai produk kerajinan. “Persoalannya adalah di sampah anorganik, ini proses penguraiannya butuh waktu lama, jadi kita coba tampung dan kita daur ulang kembali,” kata Ismed, Selasa 16 April 2026.

Rumoh Broeh Kreatif yang dirintis sejak 2022 ini digerakkan secara swadaya oleh ibu-ibu rumah tangga. Selain menghasilkan kerajinan seperti tas dan dompet, mereka juga mengolah sampah organik menjadi pupuk dan eco-enzym.

Menurut Ismed, sampah sejatinya memiliki nilai ekonomi jika dikelola dengan baik. “Selama ini kita menganggap sampah itu bau dan jorok, padahal ada sisi lain kalau kita lihat di luar itu sudah menjadi cuan,” ujarnya.

Ia berharap masyarakat mulai memilah sampah dari rumah agar volume sampah yang dibuang dapat berkurang secara signifikan. Sampah bukan sekedar limbah yang harus dibuang, melainkan peluang yang dapat diolah menjadi nilai ekonomi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....