Selamat dari Tsunami, Fauziah Bangun Usaha Ikan Kayu
- 23 Feb 2026 23:52 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang — Makanan khas Aceh, ikan kayu, kini hadir dengan kemasan modern melalui usaha UD Tuna Kapal Tsunami. Penamaan produk ini tidak sekadar menjadi identitas usaha, tetapi berangkat dari kisah nyata perjuangan hidup sang pemilik, Ibu Fauziah Basyariah, yang selamat dari dahsyatnya gelombang tsunami Aceh pada 2004.
Fauziah menceritakan, dirinya bersama anak-anaknya berhasil selamat karena sebuah kapal tersangkut di atap rumah dan menahan terjangan gelombang tsunami. Kisah tersebut kemudian diabadikan sebagai nama usaha yang kini dirintisnya. Hal itu disampaikan Fauziah dalam dialog UMKM Talk di RRI Pro 1 Banda Aceh, Senin 23 Februari 2026.
Kisah perjuangan tersebut kini menjadi simbol ketangguhan, harapan, dan semangat bangkit masyarakat Aceh melalui inovasi kuliner berbasis kearifan lokal.
Dalam perjalanan merintis usaha, Fauziah mengaku sempat kebingungan menentukan jenis usaha yang akan dijalani bersama lima orang anaknya. Keterbatasan pengetahuan di bidang kuliner, seperti membuat kue, maupun keterampilan lain seperti menjahit, menjadi tantangan tersendiri. "lalu saya memberanikan diri mengolah hasil laut dengan modal awal sebesar Rp500 ribu, yang saat itu digunakan untuk membeli lima keranjang ikan" ujarnya.
Dari modal tersebut, Fauziah mulai memproduksi makanan khas Aceh berupa ikan kayu atau eungkot keumamah dalam bahasa Aceh. Ide tersebut muncul karena tempat tinggalnya di kawasan Lampulo, yang merupakan pusat tempat pelelangan ikan. Berbagai jenis ikan hasil tangkapan nelayan mudah diperoleh, sehingga ia mulai berjualan secara sederhana di tenda demi menghidupi dan membiayai pendidikan anak-anaknya.
Dalam memasarkan produknya, Fauziah berkeliling menjajakan dagangan ke kantor-kantor. "Tepat pada 26 Desember 2005, atau satu tahun pascatsunami Aceh, Saya membuka stan bazar di kawasan Ulee Lheue, Banda Aceh. Saat itu, produk UD Tuna Kapal Tsunami yang dijual meliputi ikan kayu, abon ikan, ikan teri, ikan asin, serta berbagai olahan ikan lainnya," tambahnya.
Usahanya mendapat perhatian khusus ketika Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono, menyambangi stan bazar milik Fauziah. Kunjungan tersebut memberikan dampak positif, di mana berbagai instansi terkait, termasuk dinas perikanan, mulai memberikan dukungan dalam pengolahan dan pengembangan produk UD Tuna Kapal Tsunami.
Hingga kini, UD Tuna Kapal Tsunami terus bertahan dan berkembang secara mandiri dengan produk yang beragam serta kemasan yang semakin modern, menjadi bukti nyata kebangkitan UMKM Aceh pascabencana.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....