Sabang Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Permodalan Syariah

  • 28 Nov 2025 17:26 WIB
  •  Sabang

KBRN, Sabang: Wali Kota Sabang melalui Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kota Sabang, Rinaldi Syahputra, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bank Aceh Syariah atas terselenggaranya seminar pemberdayaan pelaku UMKM di Sabang. Menurutnya, inisiatif tersebut merupakan bukti nyata kepedulian perbankan daerah terhadap denyut nadi ekonomi rakyat, sekaligus langkah strategis untuk mempermudah akses permodalan resmi bagi masyarakat.

Pada kesempatan itu, Rinaldi menegaskan masih banyak tantangan berat yang dihadapi pelaku usaha di lapangan. Tidak sedikit masyarakat yang terjerat pinjaman ilegal seperti pinjol bodong maupun rentenir, sehingga usaha yang sebenarnya memiliki prospek baik justru gagal karena tercekik bunga pinjaman. Karena itu, melalui forum ini pemerintah mendorong pelaku usaha beralih ke fasilitas pembiayaan yang resmi, aman, dan sesuai prinsip syariah.

"UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah. Kota Sabang memiliki potensi besar pada sektor wisata dan ekonomi kreatif, kelautan, hingga hasil perkebunan yang masih sangat mungkin untuk terus digarap dan dikembangkan," ujar Rinaldi, Jum’at (28/11/2025).

Terangnya lagi, Pemerintah Kota Sabang, memiliki visi agar seluruh UMKM dapat “naik kelas”. Namun ia memahami bahwa semangat besar para pelaku usaha kerap terbentur persoalan modal, sehingga membutuhkan dukungan konkret perbankan untuk memperluas kapasitas dan skala usaha.

"Transformasi digital dalam aktivitas usaha adalah penting. Wisatawan saat ini telah terbiasa dengan transaksi nontunai sehingga pelaku UMKM di Sabang harus mulai mengadopsi pembayaran digital seperti QRIS. Kami berharap Bank Aceh Syariah dapat turut membantu pelaku UMKM untuk menyiapkan sistem pembayaran modern yang lebih mudah dan tercatat rapi," pinta Rinaldy.

Ia menegaskan, sebagai kota wisata, Sabang tidak boleh tertinggal dalam digitalisasi. Jika UMKM belum beradaptasi, maka daya saing daerah berpotensi melemah di tengah persaingan industri pariwisata yang semakin ketat.

Lebih jauh, Rinaldi menyampaikan bahwa kemajuan UMKM akan memberikan dampak luas bagi Sabang. Putaran ekonomi daerah akan meningkat, daya beli masyarakat bertambah, serta membuka lapangan kerja baru yang secara langsung mampu menurunkan angka pengangguran.

Rinaldi berharap kegiatan seminar ini tidak berhenti pada pemberian akses modal semata, namun juga mendorong keberlanjutan usaha para pelaku UMKM. Ia mengimbau peserta agar memanfaatkan momen tersebut sebaik-baiknya, menggali informasi mendalam, dan memilih produk keuangan yang paling sesuai dengan karakteristik usaha masing-masing.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....