Sabang Tampilkan UMKM dan Inovasi di TTG XXVI
- 30 Mei 2025 21:42 WIB
- Sabang
KBRN, Sabang: Kota Sabang memperkenalkan ragam kerajinan dan produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) khas Pulau Weh, dalam ajang Teknologi Tepat Guna (TTG) ke-XXVI. Seperti diketahui, pada tahun 2025, TTG tingkat Provinsi Aceh yang digelar di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), sejak 28 hingga 31 Mei 2025.
Ajang tahunan tersebut mempertemukan para inovator dari seluruh penjuru Aceh dengan tujuan utama mendorong pemanfaatan teknologi sederhana, namun relevan dengan kebutuhan masyarakat lokal. Teknologi Tepat Guna dinilai mampu menjawab tantangan di sektor pertanian, perikanan, hingga industri rumah tangga, sekaligus menggerakkan perekonomian berbasis potensi lokal.
| Baca juga: PLUT Aceh Besar Bantu UMKM Urus Legalitas |
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Sabang, Irfani, saat dihubungi RRI mengatakan, partisipasi Sabang merupakan bentuk nyata dukungan terhadap pemanfaatan teknologi yang aplikatif dan berdampak langsung pada kesejahteraan warga. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antar daerah dalam pengembangan solusi inovatif untuk meningkatkan produktivitas masyarakat.
“Kegiatan seperti ini sangat positif karena menjadi wadah berbagi inovasi dan solusi bagi berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat. Kami dari Kota Sabang siap mendukung pengembangan teknologi tepat guna yang bermanfaat langsung bagi warga,” ucap Irfani Jumat (30/5/2025).
Selain menghadiri pameran, Irfani juga menyempatkan diri mengunjungi sejumlah stan inovator muda. Ia mengapresiasi kreativitas serta semangat mereka dalam menciptakan alat dan teknologi sederhana yang berpotensi untuk diterapkan secara luas di tengah masyarakat.
“Karya-karya ini layak dikembangkan lebih lanjut melalui dukungan lintas sektor. Semoga giat ini jadi motivasi bagi seluruh daerah di Aceh, khususnya Kota Sabang," ujarnya.
Terang Irfani, Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Pulau Kayu, Kecamatan Susoh ini, menjadi wadah strategis untuk menampilkan inovasi-inovasi unggulan desa. Melalui kegiatan ini, semua daerah bisa terus menggali potensi lokal melalui pendekatan teknologi yang sederhana, murah, namun berdampak besar bagi pembangunan berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....