Melirik Usaha Keripik Ikan Layaran dengan Omzet Jutaan
- 17 Feb 2025 16:14 WIB
- Sabang
KBRN, Sabang: Agung Andika, membuka usaha keripik ikan layaran dari tahun 2019. Ia mengisahkan, memulai usaha ini dari nol. Saat covid 19, ia resign dari pekerjaan awalnya di perusahaan pembiayaan. Kemudian ia mencoba keberuntungan dengan berjualan bakso yang dibuat dari ikan layaran di seputaran Kota Sabang.
Beberapa bulan menjalani usaha mandiri dengan berjualan bakso, ternyata usahanya belum membuahkan hasil, terpaksa ia harus gulung tikar. Namun keseriusan dalam berusaha tak hanya cukup sampai disitu saja, ia kembali bangkit meski saat itu masih dalam masa pandemi. Ia mencoba membuat keripik ikan layaran dengan metode seperti pembuatan bakso.
Meskipun saat ini ia sudah mampu memproduksi 300-400pcs/bulan, namun awal membuka usaha, beberapa kali ia sempat gagal dalam pembuatan keripik ikan ini. Hingga akhirnya ia berhasil membuat keripik ikan layaran dengan rasa yang nikmat dan mencapai omzet jutaan rupiah.
“Awalnya modal saya hanya Rp 500.000, itupun beberapa kali sempat gagal. Tapi Alhamdulillah sekarang keripik ikan layaran dari produk kami diminati oleh masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Sabang. Omzet yang dicapai sekitar Rp 6juta/bulan. Kalau ada event di Sabang atau hari libur seperti nataru, omset bisa bertambah sekitar Rp 3-4 Juta”, ungkap Agung owner Sail Fish Chip, Minggu (16/2/2025).
Ia mengaku tertarik dengan usaha ikan layaran karena memanfaatkan potensi alam yang ada di Pulau Weh Sabang. Meskipun sering terkendala dalam perolehan bahan baku, akibat kondisi perubahan cuaca, namun Agung mencoba menyiasatinya. Menurutnya, bahan baku pembuatan keripik ikan ini adalah tepung roti, tepung kanji, telur dan ikan layaran.
“Kalau cuaca bagus, saya harus beli ikan, pengolahan ikan dan penjemuran. Proses penjemuran membutuhkan waktu 2-3 hari, baru keripik ikan layaran ini bs disimpan untuk jaga-jaga kalau cuaca buruk. Proses pembuatannya juga sederhana, seperti membuat bakso, tapi bedanya keripik ikan ini membutuhkan penjemuran dibawah sinar matahari” ujar Agung.
Ia memproduksi Sail Fish Chip di rumahnya yang berlokasi di Kampung Keramat, Desa Ie Meulee, Kota Sabang. Saat ini keripik ikan dibuat dengan varian rasa original dan pedas daun jeruk, yang dijual dengan harga Rp 15.000/pcs.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....