Digitalisasi Transaksi di Tanah Suci Dinilai Tingkatkan Keamanan Jemaah
- 30 Mei 2026 00:49 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang — Transformasi digital di Arab Saudi dinilai akan membawa perubahan besar bagi jemaah umrah dan haji Indonesia, terutama dalam sistem transaksi keuangan dan layanan ibadah. Penggunaan uang tunai secara bertahap mulai ditinggalkan dan digantikan dengan sistem pembayaran digital berbasis aplikasi maupun kartu internasional.
Komisaris PT Jasa Haramain Group, Baba Ali Ridha, mengatakan pemerintah Arab Saudi saat ini tengah mempercepat digitalisasi layanan menuju visi Saudi 2030, termasuk dalam pengelolaan ibadah haji dan umrah. Menurutnya, seluruh aktivitas jemaah kini mulai berbasis digital, mulai dari penggunaan kartu berbarcode hingga akses masuk ke sejumlah lokasi ibadah di Makkah dan Madinah.
“Semua aktivitas sudah mulai terekam secara digital. Masuk Makkah, keluar Makkah, hingga akses ke Raudhah sekarang menggunakan barcode dan aplikasi,” kata Ali Rida dalam Dialog Ekonomi Digital di RRI Banda Aceh, Jum'at 22 Mei 2026.
Ia menjelaskan, transaksi non tunai juga diperkirakan akan semakin dominan dalam beberapa tahun ke depan. Saat ini sebagian besar jemaah masih menggunakan uang tunai, namun penggunaan kartu ATM internasional dan sistem pembayaran digital mulai meningkat.
Ali menyebut sistem pembayaran digital dinilai lebih aman karena seluruh transaksi tercatat dan dapat ditelusuri apabila terjadi penipuan atau kehilangan dana. Selain itu, penggunaan dompet digital dinilai lebih praktis dibanding membawa uang tunai dalam jumlah besar selama berada di Tanah Suci.
Ia menilai perubahan tersebut menuntut peningkatan literasi digital bagi calon jemaah, khususnya kelompok lanjut usia yang masih terbiasa menggunakan transaksi tunai.
Karena itu, menurutnya, biro perjalanan umrah dan haji perlu memberikan edukasi sejak tahap manasik, termasuk penggunaan aplikasi, transaksi digital, hingga pemahaman dasar penggunaan smartphone.
Ali juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap potensi penipuan biro perjalanan umrah dan haji. Ia menyarankan transaksi dilakukan melalui rekening resmi perusahaan, bukan rekening pribadi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....